Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Berkat Festival Kopi, 150 Ton Kopi Banjarnegara Dipesan hingga 2027, Nilainya Capai Rp15 Miliar
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Berkat Festival Kopi, 150 Ton Kopi Banjarnegara Dipesan hingga 2027, Nilainya Capai Rp15 Miliar
Banjarnegara

Berkat Festival Kopi, 150 Ton Kopi Banjarnegara Dipesan hingga 2027, Nilainya Capai Rp15 Miliar

Reza Sanjaya
Last updated: 6 September 2026 15:24
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Festival Kopi DCF 2026 Buka Pasar Baru, 150 Ton Kopi Banjarnegara Terjual
Festival Kopi DCF 2026 Buka Pasar Baru, 150 Ton Kopi Banjarnegara Terjual. (dok. DCF)
SHARE

BANJARNEGARA, KABARBANYUMASRAYA – Festival Kopi dalam rangkaian Dieng Culture Festival 2026 membuka peluang pasar baru bagi kopi Banjarnegara hingga pengiriman sepanjang 2027.

Contents
  • Kopi Banjarnegara Bertemu Pembeli dari Berbagai Daerah
  • Festival Kopi Dorong Pengembangan dari Hulu hingga Hilir
  • Kopi dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Festival Kopi dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2026 tak hanya menjadi panggung promosi kopi lokal. Ajang tersebut berhasil membuka pasar baru dengan kontrak pemesanan biji kopi senilai sekitar Rp15 miliar.

Total kopi yang dipesan mencapai sekitar 150 ton, mencakup kopi Arabika, Robusta, hingga kopi lokal khas Banjarnegara. Pengiriman hasil kontrak tersebut dijadwalkan berlangsung sepanjang 2027.

Selain kontrak jangka panjang, transaksi langsung selama festival juga mencapai sekitar Rp80 juta dari penjualan kopi siap minum dan biji kopi kering.

Kopi Banjarnegara Bertemu Pembeli dari Berbagai Daerah

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Banjarnegara, Firman Sapta Adi, mengatakan capaian transaksi tersebut merupakan hasil kolaborasi Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) dengan berbagai pihak yang bergerak di sektor kopi.

Festival Kopi DCF 2026 juga mempertemukan pelaku usaha kopi dari berbagai wilayah Indonesia. Sebanyak 14 kabupaten turut diundang dalam kegiatan tersebut.

“Pada Festival Kopi DCF kemarin kami mengundang 14 kabupaten se-Indonesia. Bahkan ada peserta dari NTT yang meski sedang terkena bencana tetap datang ke Banjarnegara,” ujar Firman.

Pelaku usaha kopi dari Sumatera dan Kalimantan juga ikut ambil bagian melalui dukungan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM serta Bank Indonesia.

Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperluas jaringan pemasaran kopi Banjarnegara di tingkat nasional.

Festival Kopi Dorong Pengembangan dari Hulu hingga Hilir

Menurut Firman, Festival Kopi DCF tidak hanya membahas transaksi dan pemasaran. Forum tersebut juga mengangkat berbagai persoalan industri kopi dari sisi budidaya, petani, kelembagaan, pasar hingga hilirisasi.

Pendekatan tersebut dinilai penting agar kopi Banjarnegara tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dengan pasar yang lebih luas.

Sentra kopi Arabika Banjarnegara antara lain berada di wilayah Kalibening, Pejawaran, sebagian Pagentan, Wanayasa, dan Karangkobar. Sementara kopi Robusta banyak dikembangkan di kawasan seperti Pagedongan dan Susukan.

Kopi dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Tursiman, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan Festival Kopi DCF 2026.

Menurutnya, penggabungan festival kopi dengan DCF menunjukkan bahwa pertanian, pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif dapat dikembangkan secara bersamaan untuk menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Selain memperluas pasar, festival menjadi sarana memperkenalkan kopi Banjarnegara kepada wisatawan dan pelaku industri dari berbagai daerah.

Pemerintah bersama pemangku kepentingan sektor kopi berkomitmen melanjutkan promosi dan pengembangan kopi secara berkala. Targetnya, akses pasar kopi Banjarnegara semakin luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan potensi produksi dan kualitas yang dimiliki, kopi Banjarnegara diharapkan semakin kompetitif sekaligus mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Bukan Adu Nyali, Puluhan “Hantu” Gentayangan Bikin Heboh Warga Purwanegara
Ribuan Pelajar Ikuti Popda Banjarnegara, Disiapkan Menjadi Atlet Prestasi Masa Depan
Bupati Tekankan Percepatan Serapan APBD 2026, OPD Diminta Kerja Tepat Sasaran
Tak Sekadar Bersih, Desa Panggisari Arahkan Pengelolaan Sampah Jadi Peluang Usaha
Wisata Tersembunyi Banjarnegara: Karanggemantung Stone Park hingga Curug Pitu
TAGGED:dcffestival kopikopi banjarnegarakopi dieng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Uji coba Black Start PLTA Garung PLN Indonesia Power Uji Black Start PLTA Garung Unit 2, Ini Fungsinya
Next Article Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kebumen BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan JKN lewat CX126 di 126 Kantor Cabang

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.