Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Perkuat Semangat Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara Ajak Warga Jadi Duta Pancasila
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Perkuat Semangat Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara Ajak Warga Jadi Duta Pancasila
Banjarnegara

Perkuat Semangat Kebangsaan, Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara Ajak Warga Jadi Duta Pancasila

Afifah Anis CH
Last updated: 16 Agustus 2026 13:40
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Anggota DPR R Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara ajak masyarakat jadi duta pancasila
Rofik Hananto dan Bupati Banjarnegara ajak masyarakat Banjarnegara jadi duta Pancasila. (dok. Kominfo)
SHARE

BANJARNEGARA – Semangat menjaga Pancasila di tengah derasnya arus modernisasi menjadi perhatian dalam kegiatan Penguatan Gerakan Relawan Kebijakan Pancasila kepada Masyarakat di Kabupaten Banjarnegara.

Contents
  • Rofik Hananto: Gotong Royong dan Tepo Seliro Jangan Sampai Hilang
  • Bupati Banjarnegara: Pancasila Tidak Hanya Dihafal, Tetapi Diamalkan
  • Amalia Ajak Warga Sampaikan Kritik dengan Santun
  • Gotong Royong Jadi Modal Membangun Banjarnegara
  • Penguatan Pancasila Dimeriahkan Seni Budaya Lokal

Anggota Komisi XIII DPR RI Rofik Hananto, bersama Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana mengajak masyarakat yang hadir untuk mengambil peran sebagai Duta Pancasila di lingkungan masing-masing.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Central Banjarnegara. Kegiatan diikuti perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, anggota DPRD, peserta dari partai politik, serta berbagai unsur masyarakat.

Selain menjadi ruang penguatan ideologi kebangsaan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa agar tetap relevan dan hidup dalam kehidupan masyarakat.

Rofik Hananto: Gotong Royong dan Tepo Seliro Jangan Sampai Hilang

Dalam paparannya, Rofik Hananto menilai penguatan ideologi Pancasila perlu terus dilakukan agar nilai-nilai yang telah menjadi karakter bangsa tidak terkikis oleh perubahan zaman.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan sosial dan budaya yang menjadi modal penting dalam menjaga persatuan. Nilai seperti gotong royong dan tepo seliro, kata dia, harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai yang sudah lahir menjadi watak bangsa ini, seperti tepo seliro dan gotong royong, jangan sampai pudar oleh perkembangan zaman. Pancasila adalah kristalisasi hasil perjuangan para pahlawan dan konsensus para founding fathers kita,” ujar Rofik.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia dibangun dari keberagaman suku, bahasa, budaya, dan latar belakang masyarakat.

Keberagaman tersebut, menurutnya, justru harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan. Lima sila Pancasila menjadi landasan bersama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Bupati Banjarnegara: Pancasila Tidak Hanya Dihafal, Tetapi Diamalkan

Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana menekankan bahwa pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup berhenti pada teori maupun kegiatan seremonial.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus diterjemahkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga ruang publik.

“Saya berharap masyarakat yang mengikuti kegiatan penguatan ideologi ini bisa menjadi Duta Pancasila di wilayahnya, serta memberikan semangat kepada masyarakat lain untuk menerapkan Pancasila dalam keseharian,” kata Amalia.

Ia berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan contoh sekaligus mengajak masyarakat di lingkungannya menghidupkan kembali semangat kebangsaan.

Dengan cara tersebut, penguatan ideologi ini tidak hanya berlangsung di ruang pertemuan, tetapi dapat menyebar melalui berbagai komunitas dan lingkungan masyarakat.

Amalia Ajak Warga Sampaikan Kritik dengan Santun

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Amalia juga membagikan pengalamannya setelah mengikuti kegiatan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Ia mengajak masyarakat untuk tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, tetapi menyampaikan aspirasi, kritik, maupun saran dengan cara yang santun dan konstruktif.

Menurutnya, perkembangan media sosial harus diimbangi dengan kedewasaan dalam berkomunikasi. Perbedaan pandangan tidak semestinya berubah menjadi saling mencaci atau menyebarkan ujaran yang dapat memecah persatuan.

Masyarakat, kata Amalia, tetap memiliki ruang untuk menyampaikan kritik kepada pemerintah. Namun, kritik akan lebih bermanfaat apabila disampaikan berdasarkan data, solusi, dan semangat membangun daerah.

Gotong Royong Jadi Modal Membangun Banjarnegara

Amalia menilai semangat gotong royong dan komunikasi yang sehat merupakan modal penting dalam proses pembangunan Banjarnegara. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk dalam memberikan masukan sekaligus menjaga kondusivitas lingkungan.

Karena itu, nilai-nilai Pancasila diharapkan menjadi pedoman dalam membangun hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Ketika semangat gotong royong dan komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan daerah dapat dihadapi secara bersama-sama dan diselesaikan secara bertahap.

Penguatan Pancasila Dimeriahkan Seni Budaya Lokal

Kegiatan penguatan ideologi Pancasila tersebut juga dikemas dengan pendekatan kebudayaan. Pementasan seni budaya lokal turut memeriahkan acara dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga kekayaan budaya daerah.

Kehadiran seni budaya dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak terlepas dari identitas dan kearifan lokal.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Banjarnegara diharapkan tidak hanya semakin memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam bersikap, bermasyarakat, menggunakan media sosial, serta ikut membangun daerah.

Ajakan menjadi Duta Pancasila pun diharapkan tidak berhenti sebagai simbol, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata: menjaga persatuan, menghidupkan gotong royong, menghargai perbedaan, dan membangun komunikasi yang santun di tengah masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

PLN Indonesia Power UBP Mrica Perkuat Budaya Kerja Sehat untuk Tingkatkan Produktivitas
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Puskesmas Banjarnegara 1 Supervisi Klinik Rutan, Layanan Kesehatan Warga Binaan Jadi Sorotan
Jelajah Kuliner Khas Banjarnegara, dari Soto Krandegan hingga Combro Kalipalet
Sujud Syukur dan Sangkur Pora Warnai Pelepasan Siswa SMP Negeri 1 Banjarnegara
TAGGED:bupati banjarnegaraduta pancasilagotong royongrofik hananto
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Program Speling jangkau pelayanan kesehatan masyarakat desa Hari Jadi ke-81 Jateng: Speling Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Jarak Tak Lagi Jadi Penghalang
Next Article Jateng siap bangun dry port Ahmad Luthfi Kejar Dry Port Jawa Tengah Rampung 2 Tahun, Tekan Ketergantungan Logistik ke Jakarta-Surabaya

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.