BANJARNEGARA – Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar oleh Rutan Banjarnegara melalui aksi donor darah. Hal ini menjadi bukti kepedulian terhadap sesama, sebab setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan baru bagi mereka yang tengah membutuhkan pertolongan.
Kegiatan ini diikuti sejumlah jajaran Rutan Banjarnegara, mulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan (Ka. Yantah), staf, hingga peserta magang.
Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Rutan Banjarnegara untuk berkontribusi langsung terhadap pemenuhan kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan budaya peduli dan berbagi di lingkungan kerja.
Sebelum Donor Darah, Peserta Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum proses donor dilakukan, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan peserta memenuhi persyaratan sebagai pendonor.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat kemudian mengikuti proses pengambilan darah sesuai prosedur yang ditetapkan oleh PMI.
Selain membantu masyarakat yang membutuhkan darah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bahwa donor darah merupakan bentuk sederhana kepedulian sosial yang memiliki manfaat besar.
Rutan Banjarnegara Dorong Semangat Kemanusiaan
Kaepala Yantah Rutan Banjarnegara, Nurul Setyo, mengatakan donor darah memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan sosial. Menurutnya, aksi tersebut dapat menjadi media untuk membangun kepedulian dan semangat kemanusiaan di lingkungan Rutan Banjarnegara.
“Donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana, tetapi manfaatnya sangat besar bagi mereka yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, baik bagi pegawai maupun peserta magang,” ujar Nurul.
Menurut dia, keterlibatan pegawai dan peserta magang dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai kepedulian dapat dibangun bersama tanpa memandang latar belakang maupun posisi.
Peserta Magang Ikut Ambil Bagian dalam Aksi Sosial
Antusiasme juga terlihat dari peserta magang yang turut mendonorkan darah. Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bagian dari pengalaman selama menjalani program magang, tetapi juga kesempatan untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
Salah seorang peserta magang mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan donor darah bersama jajaran Rutan Banjarnegara.
“Senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah bersama jajaran Rutan Banjarnegara. Selain menjadi pengalaman bagi kami selama magang, kegiatan ini juga mengajarkan bahwa kita dapat memberikan manfaat bagi orang lain melalui hal sederhana seperti mendonorkan darah,” ungkapnya.
Keterlibatan peserta magang sekaligus memperlihatkan bahwa nilai kemanusiaan dapat ditanamkan sejak dini melalui aksi nyata di lingkungan kerja.
Setetes Darah Diharapkan Bisa Selamatkan Nyawa
Rutan Banjarnegara berharap kegiatan donor darah dapat menjadi bagian dari gerakan kepedulian sosial yang dilakukan secara berkelanjutan. Donor darah tidak hanya membantu menjaga ketersediaan stok darah, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran institusi dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Rutan Banjarnegara untuk tidak hanya menjalankan tugas pemasyarakatan, tetapi juga berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Satu kantong darah mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seseorang yang membutuhkan, sumbangan tersebut bisa berarti kesempatan untuk bertahan hidup. Dari Rutan Banjarnegara, kepedulian itu ditularkan melalui aksi nyata: berbagi darah, menebar harapan, dan membantu sesama.
*Ikuti media sosial kami.
