PEKAN Olahraga Pelajar (Popda) Tingkat Kabupaten Banjarnegara cabang olahraga Pencak Silat tahun 2026 diikuti oleh 136 atlet terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Banjarnegara.
Tak hanya sekadar bertanding, ajang ini juga menjadi panggung bagi para pesilat pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang mewakili daerah pada kompetisi yang lebih tinggi.
Para peserta yang bertanding merupakan atlet yang telah berhasil lolos dari babak kualifikasi sebelumnya. Mereka berhak tampil di putaran final setelah menyisihkan pesaing dari berbagai sekolah di Banjarnegara.
Koordinator Pelaksana (Kopel) Popda Cabang Olahraga Pencak Silat, Lutfan Budi Santoso, mengatakan kejuaraan tahun ini mempertandingkan total 18 nomor yang terbagi dalam kategori jurus dan tanding.
“Seluruh peserta yang tampil merupakan pesilat terbaik hasil seleksi babak kualifikasi. Mereka akan bersaing pada 18 nomor pertandingan yang telah ditentukan panitia,” ujarnya.
Pencak Silat Pertandingan Kategori Jurus dan Tanding
Menurut Lutfan, kategori jurus mempertandingkan empat nomor. Dua nomor diperuntukkan bagi kelompok usia dini atau jenjang Sekolah Dasar (SD), sedangkan dua nomor lainnya diikuti kelompok remaja tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sementara itu, kategori tanding menjadi nomor yang paling banyak diperebutkan dengan total 14 kelas pertandingan. Delapan kelas diperuntukkan bagi kelompok pra remaja atau jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), sedangkan enam kelas lainnya diikuti atlet tingkat SMA.
Persaingan yang ketat diperkirakan akan mewarnai seluruh pertandingan mengingat seluruh peserta merupakan atlet hasil seleksi yang telah menunjukkan kualitas terbaiknya pada tahap kualifikasi.
Popda Jadi Wadah Pembinaan dan Pencarian Atlet Berprestasi
Lutfan menegaskan bahwa Popda tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Banjarnegara.
Melalui kompetisi tersebut, para atlet mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan teknik, memperkuat mental bertanding, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Popda menjadi sarana evaluasi perkembangan atlet pelajar sekaligus menjaring pesilat potensial yang nantinya dapat dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Bangun Persaudaraan dan Lahirkan Generasi Pesilat Berprestasi
Selain menjadi ajang kompetisi, Popda Pencak Silat 2026 juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpelajar dari berbagai sekolah di Banjarnegara. Nilai-nilai persaudaraan, disiplin, dan penghormatan terhadap lawan yang menjadi bagian dari filosofi pencak silat diharapkan tetap terjaga selama kejuaraan berlangsung.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan atlet dan persaingan yang semakin kompetitif, Popda Pencak Silat Kabupaten Banjarnegara 2026 diharapkan mampu melahirkan pesilat-pesilat muda berbakat yang siap mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang olahraga di tingkat regional maupun nasional.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.
