Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Hari Bumi 2026, Jateng Genjot Energi Baru Terbarukan, Bauran EBT Capai 22,33 Persen
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Hari Bumi 2026, Jateng Genjot Energi Baru Terbarukan, Bauran EBT Capai 22,33 Persen
Jateng

Hari Bumi 2026, Jateng Genjot Energi Baru Terbarukan, Bauran EBT Capai 22,33 Persen

Afifah Anis CH
Last updated: 13 Mei 2026 16:49
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Hari bumi, Wagub Jateng minta percepatan pengembangan energi baru terbarukan.
Hari Bumi 2026, Wagub Jateng Genjot Energi Baru Terbarukan, Bauran EBT Capai 22,33 Persen. (dok. Pemprv Jateng)
SHARE

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya percepatan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menghadapi ancaman krisis energi dan perubahan iklim global.

Contents
  • Hari Bumi Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Planet
  • Bauran Energi Baru Terbarukan Jateng Capai 22,33 Persen
  • Kendaraan Listrik dan Kolaborasi Hijau Terus Diperkuat
  • Boyolali hingga Rembang Raih Penghargaan Transisi Energi

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Bumi 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Horison Resort Tlogo, Rabu (13/5/2026).

Menurut Taj Yasin, pengembangan energi bersih kini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kebutuhan mendesak demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan ketahanan energi di masa depan.

“Transisi menuju energi baru terbarukan harus dipercepat. Jika tidak dilakukan, krisis energi dan krisis iklim akan menjadi ancaman nyata,” ujarnya.

Hari Bumi Jadi Pengingat Pentingnya Menjaga Planet

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin mengatakan tema global Hari Bumi 2026, Our Power Our Planet, menjadi pengingat bahwa bumi merupakan satu-satunya tempat tinggal yang harus dijaga bersama.

Ia menilai upaya menjaga lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat mulai dari dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga generasi muda.

“Menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Semua pihak harus terlibat agar keberlanjutan lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Bauran Energi Baru Terbarukan Jateng Capai 22,33 Persen

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas program transisi energi baru terbarukan berbasis masyarakat melalui Program Desa Mandiri Energi.

Hingga 2026, jumlah Desa Mandiri Energi di Jawa Tengah tercatat mencapai 2.331 desa. Rinciannya terdiri atas 28 desa kategori mapan, 165 desa berkembang, dan 2.138 desa kategori inisiatif.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah, Agus Sugiharto, menjelaskan bauran energi baru terbarukan di Jawa Tengah saat ini telah mencapai 22,33 persen.

Menurutnya, berbagai infrastruktur EBT juga terus dikembangkan, mulai dari pembangkit listrik mikro dan mini hidro berkapasitas 38 MW, PLTA 322 MW, PLTS atap 89,5 MW, biogas 40 ribu meter kubik, hingga PLTSa 8 MW.

Selain itu, Jawa Tengah juga mengembangkan energi panas bumi melalui PLTP Dieng Unit 1 dan pembangkit skala kecil dengan total kapasitas 60 MW.

Kendaraan Listrik dan Kolaborasi Hijau Terus Diperkuat

Pemprov Jawa Tengah juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari pengurangan emisi karbon.

Pada triwulan pertama 2026, jumlah kendaraan listrik di Jawa Tengah tercatat mencapai 22.434 unit dengan dukungan 283 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Direktur Utama Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menyatakan dukungannya terhadap langkah Jawa Tengah dalam memperkuat pembangunan rendah karbon dan energi ramah lingkungan.

Menurutnya, kerja sama antara IESR dan Pemprov Jawa Tengah yang dimulai sejak 2019 kini semakin diperluas guna mendukung pembangunan ekonomi hijau.

“Kerja sama ini bertujuan membantu Jawa Tengah membangun ekonomi yang lebih hijau dan ramah lingkungan,” katanya.

Boyolali hingga Rembang Raih Penghargaan Transisi Energi

Dalam rangkaian peringatan Hari Bumi 2026 tersebut, Pemprov Jawa Tengah juga menyerahkan penghargaan Jateng Energy Transition Awards kepada Boyolali, Brebes, dan Rembang.

Penghargaan Desa Mandiri Energi turut diberikan kepada sejumlah desa, di antaranya Desa Manggihan, Desa Krandegan, Desa Sempukerep, Desa Banjarsari, Desa Kalinusu, dan Desa Pacet.

Selain itu, acara juga diisi penandatanganan kerja sama pemanfaatan minyak jelantah rumah tangga antara TP PKK Jawa Tengah dengan sejumlah perusahaan pengelola energi ramah lingkungan.

Kerja sama lain juga dilakukan antara Dinas ESDM Jawa Tengah dengan PT PLN (Persero) terkait pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), serta penguatan kolaborasi energi baru terbarukan bersama Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

*Ikuti media sosial kami.

Ahmad Luthfi Arahkan Perubahan APBD Jateng 2026 untuk Jalan, Pangan hingga Keringanan Pajak
Embung Geblog Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan dan Wisata Desa di Temanggung
Pasar Raya Jawa Tengah 2026 Resmi Dibuka di Solo, Hadirkan Seni, Budaya dan 50 UMKM
Gubernur Jateng Gencarkan “Ngontel Meng Kantor”, Dorong ASN Hidup Hemat Energi
BPJS Kesehatan Buka Gerai Layanan JKN di Alun-alun Banjarnegara
TAGGED:energi baruenergi hijaukendaraan listrik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pembukaan Kejurda pencak Silat pelajar Ratusan Pendekar Muda Banjarnegara Berebut Tiket Popda di Kejurda Pencak Silat Pelajar 2026
Next Article Tangis Haru dan Doa Iringi Keberangkatan 1.054 Jemaah Haji Tangis Haru Iringi Keberangkatan 1.054 Jemaah Haji Banjarnegara ke Tanah Suci

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.