Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: KPK Periksa Plt Bupati Cilacap sebagai Saksi Kasus Dugaan Pemerasan THR
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Cilacap > KPK Periksa Plt Bupati Cilacap sebagai Saksi Kasus Dugaan Pemerasan THR
Cilacap

KPK Periksa Plt Bupati Cilacap sebagai Saksi Kasus Dugaan Pemerasan THR

kaisar
Last updated: 6 Mei 2026 16:52
By kaisar
4 Min Read
Share
Plt Bupati Cilacap ikut diperiksa KPK sebagai saksi terkait dugaan pemerasan THR
Plt Bupati Cilacap ikut diperiksa sebagai saksi oleh KPK terkait adanya dugaan pemerasan THR. (dok. Pemkab Cilacap)
SHARE

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan terkait tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, termasuk dengan melakukan pemeriksaan terhadap Plt Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya sebagai saksi.

Contents
  • Enam Pejabat Daerah Turut Dimintai Keterangan
  • OTT KPK Jadi Awal Terbongkarnya Kasus
  • Diduga Targetkan Rp750 Juta untuk THR dan Kepentingan Lain
  • Plt Bupati Cilacap Ngaku Tak Tahu Soal Dugaan Pemerasan THR

Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bagian dari upaya mengungkap rangkaian peristiwa dalam perkara yang menyeret sejumlah pejabat daerah tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan terhadap Ammy merupakan bagian dari agenda penyidik yang memanggil sejumlah saksi.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara Cilacap, hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi, salah satunya saudari AAF selaku Plt Bupati Cilacap,” ujarnya, Selasa, (5/5/2026).

Ia menambahkan, Ammy telah memenuhi panggilan penyidik dan tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.13 WIB untuk menjalani pemeriksaan.

Enam Pejabat Daerah Turut Dimintai Keterangan

Selain Plt Bupati, KPK juga memeriksa enam pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap. Mereka berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah yang dinilai memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Para saksi yang diperiksa antara lain Inspektur Daerah Aris Munandar, Kepala BKPSDM Bayu Prahara, Kepala Disdukcapil Annisa Fabriana, Asisten Administrasi Umum Budi Santosa, Kepala Kesbangpol Jarot Prasojo, serta Kepala Dinas Perikanan Indarto.

Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap alur dugaan pemerasan, khususnya terkait pengumpulan dana untuk kebutuhan THR unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

OTT KPK Jadi Awal Terbongkarnya Kasus

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 13 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, tim penindakan mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bersama 26 orang lainnya, serta menyita sejumlah uang tunai.

Sehari setelah OTT, KPK menetapkan Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap, Sadmoko Danardoo, sebagai tersangka.

Keduanya diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan penerimaan sejumlah uang di lingkungan pemerintah daerah untuk tahun anggaran 2025–2026.

Diduga Targetkan Rp750 Juta untuk THR dan Kepentingan Lain

Dalam konstruksi perkara, Syamsul diduga menargetkan pengumpulan dana hingga Rp750 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp515 juta direncanakan untuk kebutuhan THR Forkopimda.

Sementara itu, sisa dana lainnya diduga digunakan untuk kepentingan pribadi. Namun sebelum OTT dilakukan, dana yang berhasil dihimpun disebut baru mencapai sekitar Rp610 juta.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.

Plt Bupati Cilacap Ngaku Tak Tahu Soal Dugaan Pemerasan THR

Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, telah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengadaan tunjangan hari raya (THR).

Dalam kasus ini, dirinya diperiksa sebagai saksi dalam proses penyidikan yang tengah didalami lembaga antirasuah. Seusai pemeriksaan, ia menyampaikan bahwa penyidik mengajukan sejumlah pertanyaan yang berfokus pada sejauh mana pengetahuan dan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Ia mengaku telah memberikan keterangan secara kooperatif sesuai dengan yang diketahuinya. Namun demikian, Ammy menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya praktik pemerasan yang sedang diselidiki KPK.

“Ya.cuma ditanya apa-apa saya mengetahui apa tidak, ya saya tidak mengetahui apa-apa. Kemudian apakah selama ini tugas-tugas wakil bupati itu apa, bertanggung jawab kepada siapa, ya saya bertanggung jawab kepada Mas Syamsul,” ujarnya kepada awak media.

*Ikuti media sosial kami.

TMMD Jateng 2026 Fokus Bangun Desa Terpencil, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp33,2 Miliar
Tragis: Lansia 75 Tahun Meninggal Terkunci dalam Mobil Menyala
Cek 5 Rute Sepeda Favorit di Cilacap: Ada Jalur Titik Nol hingga Pesisir, Lengkap dengan Jaraknya!
Tergerak Perjuangan Guru Muchtar, Sekda Jateng Telusuri Perjalanan Panjang ke Sekolah Terluar Cilacap
Eduwisata Jamur Tiram Desa Bunton Jadi Magnet Wisata Baru Cilacap
TAGGED:bupati cilacapkorupsikpkplt bupati cilacapthr
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Percepat pembangunan rumah warga miskin 281 Ribu Rumah Warga Miskin Rampung Dibangun, Kolaborasi Multi Sumber Anggaran Percepat Penyediaan Hunian Layak
Next Article Panitia waisak berdialog dengan gubernur terkait perjalanan spiritual 50 biksu Jalan Kaki, Perjalanan 50 Biksu Lintas Negara Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.