Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, 5.503 Gedung KDMP Berdiri di Jateng
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, 5.503 Gedung KDMP Berdiri di Jateng
Jateng

Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, 5.503 Gedung KDMP Berdiri di Jateng

Afifah Anis CH
Last updated: 11 April 2026 15:46
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
bahas KDMP bareng gubernur jateng
Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana melakukan pertemuan dengan Guebrnur Jateng terkait pembangunan KDMP. (dok. Peprov)
SHARE

PEMBANGUNAN Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Jawa tengah terus dikebut, hal ini dilakukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa. Hingga saat ini, sebanyak 5.503 unit gedung koperasi telah dibangun dari total 8.523 koperasi yang telah berbadan hukum.

Contents
  • KDMP Mulai Berkontribusi Nyata pada Ketahanan Pangan
  • Potensi Besar, Perlu Kolaborasi Lintas Sektor
  • Gubernur Tekankan Pendekatan Fleksibel Berbasis Kearifan Lokal
  • Diharapkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto, mengungkapkan bahwa dari ribuan koperasi tersebut, sebanyak 5.887 unit telah melakukan pemetaan lokasi pembangunan. Dari jumlah itu, 5.503 koperasi sudah memasuki tahap pembangunan, bahkan 1.456 unit di antaranya telah rampung sepenuhnya.

“Capaian ini menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan pembangunan koperasi terbanyak kedua secara nasional,” ujarnya.

KDMP Mulai Berkontribusi Nyata pada Ketahanan Pangan

Keberadaan KDMP kini mulai memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Sejumlah koperasi telah terlibat dalam penyediaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya itu, ratusan koperasi juga menjalin kerja sama dengan Perum Bulog dalam program Gerakan Pangan Murah. Nilai transaksi dari kolaborasi tersebut mencapai sekitar Rp 9,5 miliar.

Selain mendukung program pemerintah, koperasi juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri. Peran ini dinilai mampu menekan gejolak harga di tingkat masyarakat.

Potensi Besar, Perlu Kolaborasi Lintas Sektor

Penasehat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Erwin Chahara Rusmana, menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi. Hal ini didukung oleh jumlah desa yang banyak serta budaya gotong royong yang sudah mengakar kuat.

Menurutnya, pengembangan KDMP merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

“Perlu sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, TNI, hingga BUMD agar program ini berjalan optimal,” katanya.

Gubernur Tekankan Pendekatan Fleksibel Berbasis Kearifan Lokal

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pengembangan KDMP harus dilakukan secara terstruktur, adaptif, dan tidak disamaratakan di setiap daerah.

Ia menilai, setiap wilayah memiliki karakteristik dan potensi berbeda, sehingga pendekatan pembangunan koperasi perlu disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing.

“Tidak semua KDMP harus dipukul rata. Modelnya harus fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat,” tegasnya.

Pendekatan ini dinilai penting agar koperasi dapat tumbuh secara berkelanjutan dan benar-benar menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat desa.

Diharapkan Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Dengan penguatan kelembagaan serta dukungan kolaborasi lintas sektor, KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa di Jawa Tengah.

Pemerintah optimistis, kehadiran koperasi yang dikelola secara profesional dan berbasis potensi lokal akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

*Ikuti media sosial kami.

181 Anak Disabilitas Jateng Terima Kursi Roda Adaptif, Ahmad Luthfi: Mereka Berhak Setara
Banyumas dan Cilacap Masuk Daftar Bidikan Prioritas Kawasan Industri
Gubernur Jateng Tekankan ASN Harus Cepat, Responsif, dan Solutif Layani Masyarakat
Pemprov Jateng Buka Posko Pengawasan THR 2026, Perusahaan Diingatkan Tak Boleh Telat Bayar
Hari Jadi ke-81 Jateng: Speling Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Jarak Tak Lagi Jadi Penghalang
TAGGED:ekonomi desakdmpkoperasi desakoperasi merah putih
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article sakit hati, pria ini nekat sebar video syur sang mantan Tak Mau Putus, Pria di Banjarnegara Sebar Video Syur Sang Mantan ke Medsos
Next Article Sekda Jateng lepas ratusan pelari dalam Semarang Mountain Race 2026. Antusiasme Peserta Tinggi, Ratusan Pelari Ikuti Semarang Mountain Race 2026

Berita Terbaru

Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.