KECELAKAAN lalu lintas beruntun terjadi di jalur Temanggung–Wonosobo yang dikenal rawan atau jalur tengkorak, melibatkan sedikitnya empat kendaraan. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalur tengkorak ini yakni satu truk pengangkut kayu bernomor polisi Z-8317-YD, satu truk lainnya, satu kendaraan pikap, serta sebuah sepeda motor.
Benturan keras di jalur tengkorak antar kendaraan menyebabkan truk pengangkut kayu terguling dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah.
Evakuasi Dramatis, Korban Terjepit Hampir Satu Jam
Pengemudi truk pengangkut kayu dilaporkan terjepit di dalam kabin akibat kerasnya benturan. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir satu jam.
Petugas gabungan dari kepolisian, tim medis, dan relawan harus bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan korban dari dalam kendaraan yang ringsek.
“Proses evakuasi cukup sulit karena kondisi kabin yang hancur dan korban terjepit,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Sopir Truk Meninggal Dunia, Tiga Korban Dirawat
Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto, menyampaikan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.
“Masih kami dalami terkait penyebab pasti kecelakaan ini,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk pengangkut kayu yang identitasnya belum diketahui dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka berat dan ringan. Mereka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Kemacetan Panjang dan Jalur Tengkorak
Peristiwa ini sempat menyebabkan kemacetan panjang hingga beberapa kilometer di jalur tengkorak ruas Temanggung–Wonosobo. Arus lalu lintas tersendat selama proses evakuasi dan penanganan di lokasi berlangsung.
Diketahui, jalur tersebut memang kerap dijuluki sebagai jalur tengkorak karena memiliki karakteristik jalan menurun panjang, tikungan tajam, serta tingkat kecelakaan yang cukup tinggi.
Pengendara yang melintas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama saat melintasi jalur ekstrem tersebut.
*Ikuti media sosial kami.
