Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Infrastruktur Rp35 Miliar Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Selatan–Timur Jateng
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Infrastruktur Rp35 Miliar Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Selatan–Timur Jateng
Jateng

Infrastruktur Rp35 Miliar Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Selatan–Timur Jateng

Afifah Anis CH
Last updated: 3 Maret 2026 15:45
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
peresmian dua infrastruktur penting
Gubernur saat meresmikan pembangunan infrastruktur selatan timur jateng. (dok. Pemprov)
SHARE

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah kembali mempertegas komitmennya dalam memperkuat konektivitas infrastruktur antarwilayah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan dua ruas jalan strategis di Kabupaten Blora dengan total anggaran hampir Rp35 miliar.

Contents
  • Infrastruktur Jalan Berkualitas Jadi Fondasi Ekonomi Baru
  • Kemantapan Jalan Jateng Capai 97 Persen, Siap Sambut Arus Mudik

Dua proyek tersebut mencakup preservasi ruas Todanan–Ngawen senilai Rp15,4 miliar dan ruas Singget–Doplang–Cepu sebesar Rp19,9 miliar. Pembangunan infrastruktur jalan ini tidak hanya bertujuan memperhalus akses transportasi, tetapi juga memperkuat distribusi hasil pertanian, mendukung pergerakan pelaku UMKM, serta membuka akses lebih optimal menuju kawasan energi nasional di Cepu dan sekitarnya.

Ruas Todanan–Ngawen ditingkatkan sepanjang 3.187 meter, terdiri atas perkerasan beton sepanjang 500 meter dan aspal 2.687 meter. Jalur ini menjadi urat nadi penghubung antar-kecamatan sekaligus jalur distribusi utama komoditas pertanian warga.

Sementara itu, ruas Singget–Doplang–Cepu dibangun sepanjang 2.567 meter dengan dominasi perkerasan beton semen 2.284 meter serta aspal 283 meter. Akses ini memiliki peran vital karena menopang mobilitas menuju kawasan energi nasional di wilayah Cepu, salah satu titik strategis sektor energi di Indonesia.

Infrastruktur Jalan Berkualitas Jadi Fondasi Ekonomi Baru

Dalam peresmian tersebut, Luthfi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik semata. Lebih dari itu, infrastruktur harus memberi jaminan keselamatan dan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Menurutnya, kualitas jalan yang baik akan memperlancar arus barang dan orang, sekaligus mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah selatan–timur Jawa Tengah.

Blora sendiri dikenal sebagai daerah dengan potensi besar di sektor pertanian dan energi. Dengan konektivitas yang semakin baik, potensi tersebut diharapkan dapat berkembang lebih optimal dan memberikan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat.

Kemantapan Jalan Jateng Capai 97 Persen, Siap Sambut Arus Mudik

Selain meresmikan proyek jalan, Gubernur juga mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan provinsi di Jawa Tengah kini telah mencapai sekitar 97 persen. Capaian tersebut akan terus dipertahankan melalui pengawasan rutin dan perawatan berkala, terutama menjelang musim hujan yang rawan menyebabkan kerusakan infrastruktur.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terlebih menjelang arus mudik ketika Jawa Tengah menjadi jalur utama pergerakan masyarakat dari berbagai daerah.

Dengan selesainya dua ruas strategis di Blora ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan kelancaran logistik, peningkatan keselamatan pengguna jalan, serta percepatan pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas wilayah.

*Baca media group Kami.

Media Massa Didorong Jadi Penjernih Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Ahmad Luthfi Desak Raperda Perlindungan Pekerja Informal Segera Disahkan
Kesempatan Emas! Beasiswa Santri Jateng 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal dan Skemanya
Kajian Lapangan ESDM Ungkap Penyebab Longsor Gunung Slamet
Gubernur Jateng Minta ASN Tak Kendur Usai Libur Lebaran, Pelayanan Publik Harus Lebih Responsif
TAGGED:akses ekonomiinfrastrukturjalan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Komitmen perlindungan sawah dilindungi Jadi Lumbung Pangan, Komitmen Jaga Lahan Sawah Dilindungi di Tengah Tekanan Investasi
Next Article peresmian embung Dua Embung Berkapasitas 68 Ribu Meter Kubik Diresmikan di Blora, Jateng Bidik Produksi 10 Juta Ton Padi

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.