Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Layanan Publik Berbasis Empati, Pemkab Banjarnegara Beri Penghargaan: Tiga Instansi Raih Pelayanan Prima
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Layanan Publik Berbasis Empati, Pemkab Banjarnegara Beri Penghargaan: Tiga Instansi Raih Pelayanan Prima
Banjarnegara

Layanan Publik Berbasis Empati, Pemkab Banjarnegara Beri Penghargaan: Tiga Instansi Raih Pelayanan Prima

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 5 Februari 2026 12:19
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Penghargaan layanan publik
Penghargaan diberikan pada instansi yang memberikan layanan publik terbaik. (dok. Kominfo)
SHARE

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara kembali menegaskan komitmennya dalam membangun layanan publik yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga berlandaskan empati dan kemanusiaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian penghargaan kepada enam unit kerja penyelenggara pelayanan publik, dengan tiga instansi berhasil meraih predikat Pelayanan Prima.

Contents
  • Tiga Instansi Raih Predikat Pelayanan Prima
  • Pj Sekda Banjarnegara: Layanan Publik Harus Menyentuh Rasa Kemanusiaan
  • Puskesmas Banjarnegara 1 Catat Nilai IPP Tertinggi
  • Pelayanan Prima Lahir dari Sikap Sederhana yang Konsisten

Penghargaan diserahkan dalam acara resmi di Sasana Bhakti Praja, kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Banjarnegara, Jumat (5/2/2026). Penilaian dilakukan berdasarkan Indeks Pelayanan Publik (IPP) yang mengukur kinerja, inovasi, serta konsistensi unit kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tiga Instansi Raih Predikat Pelayanan Prima

Tiga unit kerja yang berhasil mencatatkan capaian tertinggi dan meraih predikat Pelayanan Prima yakni:

  • Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD)
  • Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Dinsos PPA)
  • UPTD Puskesmas Banjarnegara 1

Selain itu, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan UPTD lainnya juga memperoleh predikat Baik dan Sangat Baik. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di Banjarnegara.

Pj Sekda Banjarnegara: Layanan Publik Harus Menyentuh Rasa Kemanusiaan

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh dipersempit hanya sebagai pemenuhan target administratif semata.

“Pelayanan prima bukan hanya soal angka dan laporan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasa dilayani dengan baik, dihargai, dan didengar kebutuhannya,” tegasnya.

Menurut Tursiman, ruang pelayanan publik merupakan ruang perjumpaan kemanusiaan yang penuh dengan beragam kondisi dan emosi warga. Karena itu, aparatur pelayanan dituntut tidak hanya patuh pada prosedur, tetapi juga memiliki empati, kesabaran, dan kepekaan sosial dalam setiap interaksi.

Puskesmas Banjarnegara 1 Catat Nilai IPP Tertinggi

Capaian paling menonjol diraih UPTD Puskesmas Banjarnegara 1 yang berhasil mencatat nilai IPP 4,66, tertinggi di antara seluruh unit kerja yang dinilai. Nilai tersebut mencerminkan konsistensi dan komitmen kuat dalam menjaga mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kepala UPTD Puskesmas Banjarnegara 1, Khusnul Khotimah, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan pengingat untuk terus menjaga makna melayani.

“Angka IPP 4,66 bukan titik akhir. Ini adalah refleksi bahwa pelayanan publik hidup dari kebiasaan baik yang dijaga setiap hari, bahkan ketika tidak sedang dinilai,” ujarnya.

Pelayanan Prima Lahir dari Sikap Sederhana yang Konsisten

Menurut Khusnul, pelayanan prima tumbuh dari hal-hal sederhana namun dilakukan secara konsisten, seperti sapaan yang tulus, kesediaan mendengar keluhan masyarakat, serta keberanian mengambil keputusan kecil yang berpihak pada kemanusiaan.

Di tengah keterbatasan sistem dan sumber daya, nilai empati dan kepedulian justru menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.

*Ikuti media sosial kami.

Kemensos Salurkan Santunan Rp440 Juta untuk Korban Longsor Situkung Pandanarum Banjarnegara
Perkuat Edukasi Narkotika, Pemkab Banjarnegara dan BNNK Purbalingga
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Banjarnegara Gelar Skrining TB Paru, Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah
Umbi Yakon Desa Bakal, Harta Karun Dieng yang Bangkit Jadi Ikon Wisata Agro Kesehatan
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, 680 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran di Banjarnegara
TAGGED:layanan publik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur tinjau tanah gerak Tinjau Tanah Gerak di Tegal, Ahmad Luthfi Perintahkan Huntara dan Relokasi Dipercepat
Next Article FKP RSUD Banjarnegara FKP Jadi Pintu Transparansi, RSUD Banjarnegara Mantapkan Arah Baru Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.