Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Revitalisasi 44 Sekolah di Purbalingga, Bupati Dukungan Pusat Percepat Pembangunan Pendidikan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Revitalisasi 44 Sekolah di Purbalingga, Bupati Dukungan Pusat Percepat Pembangunan Pendidikan
Purbalingga

Revitalisasi 44 Sekolah di Purbalingga, Bupati Dukungan Pusat Percepat Pembangunan Pendidikan

Afifah Anis CH
Last updated: 28 Juni 2026 12:17
By Afifah Anis CH
6 Min Read
Share
Menteri Pendidikan dasar saat peresmian 44 sekolah yang telah selesai revitalisasi
Menteri Pendidikan dasar saat peresmian 44 sekolah yang telah selesai revitalisasi. (dok. Humas Purbalingga)
SHARE

KABUPATEN Purbalingga menerima program revitalisasi untuk 44 sekolah jenjang TK hingga SMP selama 2025–2026 dengan total anggaran Rp39,58 miliar. Bupati Fahmi Muhammad Hanif juga mendorong percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai penguatan kualitas pendidikan daerah.

Contents
  • Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Tingkatkan Mutu Pendidikan
  • Bupati Fahmi Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi
  • Mendikdasmen: Kuota Revitalisasi Sekolah Masih Berpeluang Bertambah
  • Siswa Rasakan Langsung Manfaat Revitalisasi Sekolah

Hal tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam meningkatkan mutu pendidikan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Sebanyak 44 satuan pendidikan jenjang TK hingga SMP direvitalisasi selama periode 2025–2026 dengan total anggaran mencapai Rp39,58 miliar, sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia.

Program tersebut ditandai dengan peresmian revitalisasi 32 sekolah tahun 2025 serta penyerahan mock up revitalisasi 12 sekolah tahun 2026 oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di SMP Negeri 2 Kutasari, Sabtu (27/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami merasakan betul bagaimana komitmen dan kebijakan berbagai program kementerian selama ini telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah, tentunya termasuk di Kabupaten Purbalingga,” ujar Fahmi.

Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran Tingkatkan Mutu Pendidikan

Bupati Fahmi menjelaskan, dukungan pemerintah pusat tidak hanya diwujudkan melalui revitalisasi sekolah, tetapi juga lewat berbagai program strategis seperti Interactive Flat Panel (IFP) untuk digitalisasi pembelajaran dan Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurutnya, seluruh sekolah di Kabupaten Purbalingga kini telah memiliki satu hingga dua perangkat Interactive Flat Panel yang membantu proses belajar mengajar, termasuk di wilayah terpencil.

Sementara melalui Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 tahap pertama, Kabupaten Purbalingga memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp32,25 miliar yang diberikan kepada 45.651 siswa mulai jenjang Paket A hingga SMA/SMK.

Untuk program revitalisasi, sebanyak 32 sekolah memperoleh bantuan pada tahun 2025 dan 12 sekolah akan direvitalisasi pada tahun 2026, dengan total nilai bantuan mencapai Rp39,58 miliar.

Bupati Fahmi Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Selain menyampaikan apresiasi, Fahmi juga meminta pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Purbalingga.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 20 hektare sebagai bentuk kesiapan mendukung program tersebut.

“Pemkab Purbalingga telah menyediakan lahan 20 hektare untuk SNT ini dan saat ini sedang menunggu penetapan SK, lokasi, dan Inpres. Nah ini mohon untuk diprioritaskan, Pak Menteri,” kata Fahmi.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempercepat pemerataan layanan pendidikan.

Mendikdasmen: Kuota Revitalisasi Sekolah Masih Berpeluang Bertambah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa jumlah sekolah yang memperoleh revitalisasi di Purbalingga masih berpotensi bertambah.

Saat ini, alokasi tahun 2026 baru mencakup 12 sekolah sebagai bagian dari kuota sementara nasional sebanyak 11.744 sekolah.

“Tahun 2026 memang baru alokasi 12 sekolah. Saya katakan ‘baru’ karena itu dari kuota sementara sebanyak 11.744 sekolah. Namun Pak Presiden sudah menyampaikan berulang bahwa tahun ini akan ada tambahan alokasi 60 ribu sekolah lagi,” jelas Abdul Mu’ti.

Dengan tambahan tersebut, jumlah revitalisasi sekolah secara nasional diperkirakan mencapai sekitar 71.744 satuan pendidikan, sehingga peluang Kabupaten Purbalingga memperoleh tambahan bantuan masih sangat terbuka.

Selain meningkatkan kualitas sarana pendidikan, menurut Abdul Mu’ti, program revitalisasi juga berdampak besar terhadap perekonomian daerah karena dilaksanakan melalui sistem swakelola yang melibatkan tenaga kerja lokal dan penggunaan material dari toko setempat.

“Anggap saja ada 15 pekerja di setiap satuan pendidikan dikali 71.744, ada sekitar 1,1 juta pekerja yang merasakan manfaatnya. Kalau revitalisasi ini berjalan, insyaallah ekonomi di daerah ini bergerak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar menjaga integritas dalam pelaksanaan program revitalisasi.

“Tolong dipastikan jangan ada yang dikorupsi. Kalau ada pihak yang menjanjikan sekolah mendapat program ini dan minta fee, tolong dilaporkan. Inspektorat Jenderal akan turun di manapun berada. Karena ini komitmen kami memastikan revitalisasi berjalan sesuai arahan Presiden dan anak-anak bisa sekolah yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Siswa Rasakan Langsung Manfaat Revitalisasi Sekolah

Program revitalisasi telah memberikan perubahan nyata bagi lingkungan belajar siswa. Salah satunya dirasakan oleh Nada Zahra, siswi SMP Negeri 2 Kutasari.

Ia mengungkapkan, sebelum revitalisasi sejumlah ruang kelas sering bocor saat hujan, fasilitas toilet masih terbatas, dan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) belum berdiri sendiri.

Kini kondisi sekolah jauh lebih nyaman sehingga proses belajar dapat berlangsung lebih optimal.

“Alhamdulillah sekarang ruang kelas bisa lebih nyaman, tidak bocor lagi ketika digunakan untuk belajar. Kemudian ada tambahan beberapa toilet yang bersih, nyaman dan layak. Selain itu kini kami juga memiliki ruang UKS tersendiri sehingga ketika kami membutuhkan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah,” ungkap Nada.

Revitalisasi sekolah di Kabupaten Purbalingga diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern, sekaligus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan serta sumber daya manusia di daerah.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Bupati Fahmi Dukung Inovasi Urab Mendoan Kemenag Purbalingga, Targetkan Raih WBBM 2027
184 Desa di Purbalingga Siap Gelar Pilkades Serentak, Sekda: Teliti Verifikasi Calon
Ramadhan Food Festival 2026 Dibuka, 150 UMKM Ramaikan Pusat Kuliner Purbalingga
Hampir 300 Pecatur Ramaikan Piala Bupati Purbalingga 2026, Ada 2 Master Internasional
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
TAGGED:44 sekolah di purbalingga di revitalisasibupati fahmirevitalisasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Jateng dalam Soekarno Run 2026 di Surakarta Soekarno Run 2026, Tebarkan Semangat Inklusivitas dan Kesetaraan
Next Article Geopark Trail Run, rute unik dengan masuk goa dan susur pantai Kebumen Geopark Trail Run 2026, Rute Masuk Gua dan Susur Pantai Jadi Daya Tarik Utama

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.