Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kisah Permen Davos: Si Legendaris ‘Semriwing’ dari Purbalingga, Eksis Sejak 1931 dan Tetap Jadi Idola Lintas Generasi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Kisah Permen Davos: Si Legendaris ‘Semriwing’ dari Purbalingga, Eksis Sejak 1931 dan Tetap Jadi Idola Lintas Generasi
Purbalingga

Kisah Permen Davos: Si Legendaris ‘Semriwing’ dari Purbalingga, Eksis Sejak 1931 dan Tetap Jadi Idola Lintas Generasi

kaisar
Last updated: 27 Januari 2026 21:00
By kaisar
2 Min Read
Share
permen davos
Permen Davos, kuliner legendaris dari Purbalingga yang telah berdiri sejak 1931. (Foto: davos.co.id)
SHARE

Siapa yang tidak kenal dengan sensasi dingin menusuk alias “semriwing” dari sebutir permen putih asal Purbalingga?

Contents
  • Berdiri Sejak Zaman Kolonial
  • Resep Tradisional yang ‘Nagih’
  • Dari Varian Klasik hingga Modern
  • Ikon Wisata dan Nostalgia

Ya, Permen Davos. Permen mint legendaris ini bukan sekadar camilan pemanis mulut, melainkan saksi bisu sejarah industri manufaktur di Jawa Tengah yang mampu bertahan hampir satu abad.

Di tengah gempuran permen modern dan impor, Davos tetap kokoh berdiri, menjaga resep tradisional, dan terus menjadi primadona lintas generasi.

 

Berdiri Sejak Zaman Kolonial

Permen Davos pertama kali diproduksi oleh PT Slamet Langgeng yang didirikan pada 28 Desember 1931. Sosok di balik kesuksesan ini adalah Siem Kie Djian.

Perjalanan bisnisnya tidaklah instan. Perusahaan ini sempat mengalami masa sulit dan berhenti beroperasi pada masa pendudukan Jepang. Namun, berkat keteguhan dan manajemen keluarga yang apik, Davos berhasil bangkit dan terus berkembang hingga dikelola oleh generasi penerus saat ini.

 

Resep Tradisional yang ‘Nagih’

Satu hal yang membuat Permen Davos sulit digeser oleh kompetitor adalah konsistensi rasanya. Rahasianya terletak pada penggunaan bahan alami:

  • Gula Pasir Asli: Memberikan rasa manis yang pas tanpa meninggalkan bekas di tenggorokan.
  • Mentol: Memberikan aroma dan sensasi dingin yang kuat dan tahan lama.
  • Tanpa pemanis buatan dan pengawet berlebih, Davos berhasil mempertahankan cita rasa yang sama sejak pertama kali dibuat.

 

Dari Varian Klasik hingga Modern

Meskipun mempertahankan resep asli, Davos tidak menutup mata terhadap perkembangan zaman. Selain varian Davos Roll yang ikonik, kini tersedia pilihan lain seperti Davos Lux, Davos Mini, hingga Davos Mild untuk konsumen yang menginginkan rasa mint lebih ringan.

 

Ikon Wisata dan Nostalgia

Bagi warga Purbalingga, Davos adalah identitas. Bagi masyarakat Indonesia secara luas, permen ini adalah mesin waktu menuju kenangan masa kecil. Tak heran jika Davos selalu menjadi pilihan utama oleh-oleh bagi mereka yang berkunjung ke daerah perwira tersebut.

Hingga tahun 2026, Permen Davos membuktikan bahwa produk lokal dengan akar sejarah yang kuat dan kualitas yang terjaga mampu bersaing secara nasional. Davos bukan sekadar permen, ia adalah simbol ketekunan industri lokal Indonesia.

 

KELAYAN BINTER Dikukuhkan, Purbalingga Perkuat Pembinaan dan Reintegrasi Klien Pemasyarakatan
DPRD Dorong PAD Purbalingga Naik, Masyarakat Jangan Dibebani
Ramadhan Food Festival 2026 Dibuka, 150 UMKM Ramaikan Pusat Kuliner Purbalingga
Melihat Keseruan ASN dan Pegawai BUMD Purbalingga Lomba Agustusan, Ini Daftar Pemenangnya
184 Desa di Purbalingga Siap Gelar Pilkades Serentak, Sekda: Teliti Verifikasi Calon
TAGGED:kuliner purbalinggapermen davos
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Leuit Hills Menikmati Sunset dari Ketinggian di Leuit Hills Majenang, Rekomendasi Coffee Shop Hits di Cilacap Barat
Next Article Gelombang tinggi bmkg cilacap Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Hantui Perairan Selatan Cilacap hingga Purworejo, Cek Jadwalnya

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.