Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 98 Peserta Ikuti IRR di Purbalingga, Bidik Lahirnya Atlet Sepeda Kelas Nasional hingga Internasional
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > 98 Peserta Ikuti IRR di Purbalingga, Bidik Lahirnya Atlet Sepeda Kelas Nasional hingga Internasional
Purbalingga

98 Peserta Ikuti IRR di Purbalingga, Bidik Lahirnya Atlet Sepeda Kelas Nasional hingga Internasional

Reza Sanjaya
Last updated: 16 Agustus 2026 12:55
By Reza Sanjaya
6 Min Read
Share
Lepas peserta IRR, bupati bidik atlet sepeda Purbalingga tertaraf internasional
Lepas peserta IRR, bupati bidik atlet sepeda Purbalingga tertaraf internasional. (dok. Humas Pemkab)
SHARE

PURBALINGGA – Sedikitnya 98 peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang Individual Road Race (IRR) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Purbalingga, Minggu (16/8/2026), dari ajang ini diharapkan dapat lahir atlet sepeda berkelas nasional hingga internasional.

Contents
  • Rute IRR Purbalingga Tantang Pesepeda dengan Tanjakan Menuju Serang
  • Rangkaian Kompetisi Sepeda Purbalingga Libatkan Ratusan Peserta
  • Bupati Fahmi Siap Kembangkan Olahraga Sepeda di Purbalingga
  • Targetkan Atlet Sepeda Purbalingga Tembus Kompetisi Internasional
  • Pemkab Purbalingga Buka Peluang Event Sepeda Digelar Berkala

Melihat tingginya animo peserta, Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap membangun ekosistem olahraga sepeda secara bertahap. Terlebih melihat jalur yang ditempuh pada ajang ini, yakni D’LAS Serang yang berada di kaki Gunung Slamet ini menjadi satu momentum untuk menguji kemampuan atlet sekaligus mencari bibit baru atlet sepeda.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif secara langsung melepas para peserta dari Halaman Pendopo Dipokusumo. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet sepeda di Purbalingga.

Peserta IRR datang dari kawasan Barlingmascakeb, sejumlah daerah di Jawa Tengah, hingga Aceh dan Kalimantan Timur. Mereka berasal dari berbagai kategori usia, mulai pra-youth hingga kelas master.

Rute IRR Purbalingga Tantang Pesepeda dengan Tanjakan Menuju Serang

IRR yang digelar ICF Kabupaten Purbalingga bersama QUES Cycling Academy dimulai dari Halaman Pendopo Dipokusumo.

Setelah menempuh perjalanan awal, peserta melakukan regrouping di Desa Bojong, Kecamatan Mrebet. Dari titik tersebut, tantangan utama berupa King of Mountain (KOM) dimulai hingga garis finis di pintu masuk D’LAS Serang, Kecamatan Karangreja.

Rute tersebut menawarkan karakter lintasan yang menantang karena peserta harus menghadapi jalur menuju kawasan kaki Gunung Slamet.

Ketua Panitia IRR, dr. Mohamad Leonardo, mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sarana latihan dan pengembangan kemampuan atlet sepeda.

“Kemarin zero accident, mudah-mudahan hari ini juga zero accident,” kata Leonardo.

Rangkaian Kompetisi Sepeda Purbalingga Libatkan Ratusan Peserta

IRR menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga sepeda yang telah berlangsung sejak Sabtu (15/8/2026).

Sehari sebelumnya, nomor Criterium digelar di landasan pesawat atau runway Bandara Jenderal Besar Soedirman, Wirasaba, Kecamatan Bukateja. Kompetisi tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari kategori challenge usia 10–12 tahun hingga master senior.

Rangkaian kemudian berlanjut dengan nomor Cross Country (XC) di Bumi Perkemahan Munjuluhur. Sebanyak 70 peserta turut ambil bagian dalam nomor tersebut. Rangkaian lomba ini sekaligus menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga sepeda di Purbalingga dan wilayah sekitarnya.

Bupati Fahmi Siap Kembangkan Olahraga Sepeda di Purbalingga

Bupati Fahmi mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi sepeda tersebut. Menurutnya, pemerintah daerah siap memberikan dukungan agar olahraga sepeda dapat berkembang secara berkelanjutan.

Ia berharap pengembangan olahraga sepeda dilakukan secara bertahap dengan melibatkan komunitas, akademi, atlet, serta penyelenggara event.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga sangat siap mensupport olahraga sepeda di Purbalingga. Saya sangat berharap sedikit demi sedikit, secara bertahap, di Kabupaten Purbalingga kita kembangkan olahraga sepedanya,” ujar Fahmi.

Menurutnya, pembangunan ekosistem olahraga sepeda tidak cukup hanya dengan menggelar perlombaan. Pembinaan yang berkelanjutan diperlukan agar atlet-atlet muda memiliki kesempatan untuk berkembang dan mencapai level kompetisi yang lebih tinggi.

Targetkan Atlet Sepeda Purbalingga Tembus Kompetisi Internasional

Fahmi memiliki target lebih jauh dari sekadar menjadikan Purbalingga sebagai lokasi penyelenggaraan lomba sepeda, tetapi dia menginginkan sebuah kompetisi dan pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan atlet sepeda yang dapat mengharumkan nama Purbalingga di tingkat nasional maupun internasional.

“Mudah-mudahan bisa melahirkan atlet sepeda nasional atau bahkan internasional yang jadi kebanggaan Kabupaten Purbalingga,” katanya.

Salah satu atlet yang mendapat perhatian adalah Raditya Eto Wijaya. Atlet jebolan QUES Cycling Academy tersebut kini bergabung dengan Pontianak Wijaya Racing (PWR). Fahmi melihat Eto sebagai salah satu talenta yang memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang memadai.

“Kita doakan semoga kariernya berkembang dan kalau nanti support system-nya bagus bukan tidak mungkin bisa berprestasi, bisa sampai ke Grand Tour internasional, sampai Tour de France, Giro d’Italia, Vuelta a España,” ujarnya.

Pemkab Purbalingga Buka Peluang Event Sepeda Digelar Berkala

Bupati Fahmi juga mendorong agar IRR tidak menjadi kegiatan sekali jalan. Menurutnya, event sepeda serupa berpotensi dikembangkan menjadi agenda olahraga yang digelar secara rutin di berbagai jalur Purbalingga.

Jalur menuju Serang menjadi salah satu pilihan, tetapi pemerintah daerah juga membuka peluang eksplorasi rute lain yang memiliki karakteristik menarik bagi olahraga road bike.

“Kami sangat berharap ke depannya ini baru permulaan karena baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga. Mungkin nanti bisa diselenggarakan bertahap, secara berkala. Misalkan sekarang ke Serang, nanti jalur-jalur lainnya,” kata Fahmi.

Pengembangan tersebut, lanjut dia, perlu diikuti dengan peningkatan kualitas dan keamanan jalur. Kondisi jalan yang semakin baik akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pesepeda sekaligus mendukung pertumbuhan komunitas olahraga sepeda.

Dengan kompetisi yang rutin, pembinaan atlet sejak usia dini, serta dukungan infrastruktur, Purbalingga diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya lomba sepeda, tetapi juga mampu menjadi salah satu daerah penghasil atlet sepeda potensial di Jawa Tengah.

Target akhirnya jelas: menghadirkan atlet Purbalingga yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional dan membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi.

*Ikuti media sosial kami.

Sempat Belajar di Masjid, SMPN 5 Satu Atap Rembang Kini Direvitalisasi Rp1,7 Miliar
Rakor Lintas Sektoral Ramadan 1447H, Bupati Fahm: Kenyamanan Warga Jadi Prioritas
Festival Gunung Slamet #9 Purbalingga Angkat Tradisi Tuk Sikopyah, Simbol Syukur, dan Harapan
1.360 Warga Serbu Lomba Mancing Gratis di Purbalingga, 8 Kwintal Ikan Ditebar
DPRD Purbalingga Ajukan Empat Raperda Prakarsa, Atur Miras hingga Ketenagakerjaan
TAGGED:atlet sepedabalap sepedaevent sepeda purbalinggairr purbalingga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wakil GUbernur saat hadiri Akhirussanah Pesantren Watucongol Magelang. Taj Yasin Apresiasi Tradisi Keilmuan Watucongol, Warisan Pesantren dari Era Perjuangan Diponegoro
Next Article Program Speling jangkau pelayanan kesehatan masyarakat desa Hari Jadi ke-81 Jateng: Speling Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Jarak Tak Lagi Jadi Penghalang

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.