Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: RTLH Ubah Hidup Warga Kebumen, Wagub Taj Yasin Siapkan Peluang Kerja untuk Anak Penerima Bantuan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > RTLH Ubah Hidup Warga Kebumen, Wagub Taj Yasin Siapkan Peluang Kerja untuk Anak Penerima Bantuan
Jateng

RTLH Ubah Hidup Warga Kebumen, Wagub Taj Yasin Siapkan Peluang Kerja untuk Anak Penerima Bantuan

Afifah Anis CH
Last updated: 14 Juli 2026 19:19
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Wagub Taj Yasin saat mengunjungi penerima manfaat RTLH di Kebumen
Wagub Taj Yasin saat mengunjungi penerima manfaat RTLH di Kebumen. (dok. Pemprov)
SHARE

PROGRAM Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Contents
  • Gus Yasin: Bantuan RTLH Harus Mampu Mengangkat Ekonomi Keluarga
  • Dari Rumah Berlantai Tanah Menjadi Hunian yang Layak
  • Bantuan RTLH Diperkuat Swadaya dan Gotong Royong Warga
  • RTLH Jadi Langkah Awal Membangun Kesejahteraan

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meninjau rumah milik Sailah (50) di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Selasa (14/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin memastikan bantuan pemerintah tidak berhenti pada renovasi rumah, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi keluarga.

Salah satu perhatian utama adalah anak sulung Sailah yang telah lulus SMA, namun hingga kini belum mendapatkan pekerjaan.

Gus Yasin: Bantuan RTLH Harus Mampu Mengangkat Ekonomi Keluarga

Menurut Gus Yasin, program RTLH harus memberikan dampak jangka panjang bagi penerima manfaat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berupaya menghubungkan anggota keluarga penerima bantuan dengan berbagai program peningkatan keterampilan dan kesempatan kerja.

“Hari ini kita kontrol RTLH di desa dampingan di Kebumen. Kita cek dan pastikan bukan hanya rumahnya yang berubah, tetapi juga bagaimana kondisi keluarganya,” ujar Taj Yasin.

Ia mengatakan, anak Sailah yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA akan didorong mengikuti berbagai program ketenagakerjaan yang difasilitasi pemerintah.

Mulai dari bursa kerja, pelatihan vokasi, hingga program magang menjadi alternatif yang disiapkan. Bahkan, apabila memungkinkan, peluang magang ke Jepang juga akan dibuka.

“Anaknya sudah lulus SMA. Kita coba hubungkan ke dunia usaha atau pekerjaan. Kalau belum ada peluang di Kabupaten Kebumen, nanti kita lihat kemungkinan di tingkat provinsi,” katanya.

Dari Rumah Berlantai Tanah Menjadi Hunian yang Layak

Sebelum mendapatkan bantuan, rumah yang ditempati bersama keluarganya masih berlantai tanah dengan dinding yang belum selesai diplester. Kondisi tersebut membuat rumah kurang nyaman dan kurang aman untuk dihuni.

Kini, setelah memperoleh bantuan RTLH dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, rumah tersebut telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih sehat, kokoh, dan layak huni.

Dengan penuh rasa syukur, Sailah mengaku bantuan tersebut membawa harapan baru bagi keluarganya.

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Rumah sekarang jadi bagus. Dulu masih berlantai tanah dan temboknya belum diplester. Sekarang sudah jauh lebih layak untuk ditempati,” tutur Sailah.

Bantuan RTLH Diperkuat Swadaya dan Gotong Royong Warga

Ketua RT 02 RW 02 Desa Ayamputih, Edi Mulyanto, menjelaskan bahwa bantuan RTLH senilai Rp20 juta diperoleh melalui usulan masyarakat dari tingkat RT yang kemudian diteruskan ke pemerintah desa hingga akhirnya disetujui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, proses renovasi tidak hanya mengandalkan dana bantuan pemerintah, tetapi juga didukung swadaya keluarga dan semangat gotong royong masyarakat sekitar.

Perbaikan rumah meliputi penggantian atap, genteng, balok dan kaso, kusen pintu, jendela, hingga pembenahan bagian depan rumah sehingga kini kondisinya jauh lebih layak dibanding sebelumnya.

Meski demikian, Edi berharap perhatian pemerintah dapat terus berlanjut, terutama melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Kondisi rumah sudah jauh lebih baik. Sekarang harapan kami, Bu Sailah dan keluarganya juga bisa mendapatkan pendampingan ekonomi agar kesejahteraannya semakin meningkat,” ujarnya.

RTLH Jadi Langkah Awal Membangun Kesejahteraan

Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan rumah layak huni merupakan bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan secara menyeluruh. Tidak hanya menyediakan tempat tinggal yang aman, pemerintah juga mendorong keluarga penerima bantuan memiliki akses terhadap pekerjaan, pelatihan, dan peningkatan pendapatan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan perubahan yang lebih berkelanjutan sehingga masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga kehidupan ekonomi yang semakin mandiri.

*Ikuti media sosial kami.

Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai 14 Juli, Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Siap Beroperasi
Ahmad Luthfi Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Motor Pertumbuhan Jateng
Isi Kuliah Mahasiswa Akuntansi Undip, Sekda Jateng Tekankan Beda Akuntansi Bisnis dan Pemerintahan
Kebumen Geopark Trail Run 2026, Rute Masuk Gua dan Susur Pantai Jadi Daya Tarik Utama
Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Dimulai 21 September 2026, Denda Dihapus
TAGGED:gotong royonggus yasinrtlhrumah layak hunisiapkan peluang kerja
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gus Yasin saat menjalin kerjasama Jateng-Malaka untuk perkuat program beasiswa santri Beasiswa Santri 2026 Capai 941 Pendaftar, Taj Yasin Kembangkan Kerja Sama Pesantren Jateng-Malaka
Next Article Wagub Taj Yasin saat menyerahkan alat pekerja dalam pembukaan TMMD Jateng 2026 di Kabupaten Cilacap. TMMD Jateng 2026 Fokus Bangun Desa Terpencil, Pemprov Gelontorkan Anggaran Rp33,2 Miliar

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.