Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Gebyar 1 Muharram Jepara Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Ikut Pawai Obor
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Gebyar 1 Muharram Jepara Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Ikut Pawai Obor
Jateng

Gebyar 1 Muharram Jepara Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Ikut Pawai Obor

Afifah Anis CH
Last updated: 16 Juni 2026 16:09
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Pawai obor peringatan 1 Muharram di Jepara meriah
Pawai Obor dalam rangka peringatan 1 Muharram di Jepara berlangsung meriah. (dok.Pemprov Jateng)
SHARE

DALAM rangka peringatan 1 Muharram 1448 H, ribuan warga Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, memadati ruas jalan desa untuk mengikuti pawai obor, Senin (15/6/2026) malam.

Contents
  • Pawai Obor Jadi Refleksi Diri Perbaiki Kualitas Iman
  • Peristiwa Hijrah Jadi Teladan Menghadapi Tantangan Kehidupan
  • Tahun Baru Islam Momentum Memulai Perubahan ke Arah yang Lebih Baik

Kemeriahan pawai obor menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Muharram, ribuan warga yang ikut dalam peringatan tersebut menambah kemeriahan iring-iringan peserta yang membawa obor menyusuri jalan desa.

Cahaya dari peserta pawai obor yang menerangi malam menciptakan suasana religius sekaligus penuh kebersamaan dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Pawai obor menjadi pembuka rangkaian acara yang dipusatkan di Masjid Jami Safinatul Huda. Warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, tampak antusias mengikuti kegiatan yang telah menjadi tradisi masyarakat dalam menyemarakkan syiar Islam.

Pawai Obor Jadi Refleksi Diri Perbaiki Kualitas Iman

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin yang hadir dalam kegiatan pawai obor peringatan 1 Muharram tersebut mengajak masyarakat mengenai makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pawai obor peringatan Tahun Baru Islam tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi diri dan memperbaiki kualitas keimanan.

“Peringatan hijrah ini hendaknya benar-benar kita refleksikan dalam diri kita masing-masing,” ujarnya.

Peristiwa Hijrah Jadi Teladan Menghadapi Tantangan Kehidupan

Dalam tausiyahnya, Gus Yasin menjelaskan bahwa peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW mengandung pelajaran penting tentang keteguhan iman, pengorbanan, dan kepasrahan kepada Allah SWT.

Ia mengingatkan bahwa saat hijrah dari Makkah ke Madinah, para sahabat Nabi rela meninggalkan harta benda dan kenyamanan hidup demi mempertahankan keimanan mereka.

Menurutnya, semangat tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perubahan zaman yang semakin cepat.

“Para sahabat meninggalkan seluruh harta yang mereka miliki. Mereka berangkat tanpa membawa kekayaan, tetapi membawa bekal ketakwaan dan keyakinan kepada Allah SWT,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai landasan untuk meningkatkan ketakwaan, memperkuat persaudaraan, dan membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Tahun Baru Islam Momentum Memulai Perubahan ke Arah yang Lebih Baik

Pada kesempatan yang sama, mubalig asal Rembang, Syarofuddin Ismail Qoimas, juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri.

Menurutnya, pergantian tahun Hijriah seharusnya diiringi dengan niat, semangat, dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia berharap semangat hijrah tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata melalui peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial.

Kegiatan Gebyar Muharram di Desa Dongos pun berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat. Selain menjadi sarana syiar Islam, acara tersebut juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan warga dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Aroma Kopi Lereng Muria Mendunia, Dari UMKM Kudus Tembus Pasar Internasional
Kunjungan Kehormatan Diraja Brunei Buka Babak Baru Investasi Strategis di Jateng
Tergerak Perjuangan Guru Muchtar, Sekda Jateng Telusuri Perjalanan Panjang ke Sekolah Terluar Cilacap
Wagub Taj Yasin NgabubuRide Naik Vespa Sambil Cek Kesiapan SPBU di Jalur Mudik Bareng Ojol
Mudik Gratis Jateng 2026 Siap Berangkat, 325 Bus Lulus Pemeriksaan Kelayakan
TAGGED:1 muharrampawai oborperingatan tahun baru hijriyah
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur serahkan sertifikat tanah wakaf Rekor Nasional! 73 Persen Tanah Wakaf di Jawa Tengah Sudah Bersertifikat
Next Article Komunitas lingkungan bergerak selamatkan DAS Serayu Hulu DAS Serayu Terancam, PLN Indonesia Power dan Komunitas Lingkungan Bergerak Selamatkan Hutan Wanayasa

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.