KABARBANYUMASRAYA.COM – Rumah Tahanan Negara (Rutan Banjarnegara) bergerak cepat menangani warga binaan yang mengalami gangguan kesehatan. Seorang warga binaan berinisial R dirujuk ke RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
R sebelumnya mengeluhkan nyeri perut, pusing berputar, dan tubuh terasa lemas. Warga binaan tersebut juga memiliki riwayat Congestive Heart Failure (CHF) sebelum menjalani masa pembinaan di Rutan Banjarnegara.
Keluhan Kesehatan Langsung Ditindaklanjuti
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Banjarnegara, Nurul Setyo Prihartanto, mengatakan setiap keluhan kesehatan warga binaan terlebih dahulu ditangani melalui pemeriksaan medis.
Menurutnya, rujukan dilakukan apabila kondisi warga binaan membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
“Setiap keluhan kesehatan warga binaan kami tindak lanjuti dengan pemeriksaan terlebih dahulu. Apabila berdasarkan kondisi yang ditemukan diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, kami akan melakukan rujukan ke fasilitas kesehatan sesuai prosedur,” ujar Nurul.
Proses rujukan melibatkan petugas Klinik Pratama Rutan Banjarnegara, staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), serta personel Polres Banjarnegara. Pengawalan dilakukan untuk memastikan proses pelayanan kesehatan sekaligus keamanan selama warga binaan berada di luar Rutan.
Jalani Pemeriksaan Spesialis dan USG Abdomen
Setibanya di RSUD Hj. Anna Lasmanah, R menjalani pemeriksaan di Poli Geriatri. Pemeriksaan meliputi pengecekan tanda-tanda vital, konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG) abdomen.
Setelah seluruh pemeriksaan dilakukan, dokter memberikan obat sesuai dengan kondisi dan hasil pemeriksaan medis.
Rutan Banjarnegara Pastikan Kesehatan Warga Binaan
Petugas kesehatan Rutan Banjarnegara, Bayu Teovilus, mengatakan rujukan tersebut bertujuan memastikan keluhan kesehatan warga binaan dapat diperiksa secara lebih menyeluruh.
“Rujukan dilakukan sebagai langkah untuk memastikan keluhan yang dirasakan dapat diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis. Setelah pemeriksaan, warga binaan mendapatkan penanganan dan obat sesuai dengan hasil pemeriksaan medis,” kata.
Setelah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis, R kemudian kembali ke Rutan Banjarnegara.
Rutan Banjarnegara menyatakan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak warga binaan. Pemeriksaan rutin dan rujukan ke fasilitas kesehatan dilakukan sesuai kebutuhan dan prosedur untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau selama menjalani masa pembinaan.
*Ikuti media sosial kami.
