Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pekan Inovasi 2026 Resmi Dibuka, Banjarnegara Padukan Teknologi, dan Budaya dalam Satu Panggung
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Pekan Inovasi 2026 Resmi Dibuka, Banjarnegara Padukan Teknologi, dan Budaya dalam Satu Panggung
Banjarnegara

Pekan Inovasi 2026 Resmi Dibuka, Banjarnegara Padukan Teknologi, dan Budaya dalam Satu Panggung

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 20 Juni 2026 15:50
By Adel Maulina Zulfa
5 Min Read
Share
Wakil Bupati Banjarnegara saat membuka pekan inovasi daerah
Wakil Bupati Banjarnegara saat membuka Pekan Inovasi dan Budaya Daerah yang berlangsung di Balai Budaya Banjarnegara. (dok. kominfo)
SHARE

SECARA Resmi, Pekan Inovasi dan Budaya Daerah (PIBD) 2026 telah dibuka oleh Wakil Bupati Banjarnegara, pameran yang berlangsung di Balai Budaya Banjarnegara pada 19–21 Juni 2026 ini menjadi wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menampilkan inovasi, kreativitas, dan kekayaan budaya lokal untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Contents
  • Pekan Inovasi Hadirkan Pameran Tekhnologi hingga E-Sport
  • BRIN Apresiasi Banjarnegara Bangun Ekosistem Inovasi Inklusif
  • Bonus Demografi Harus Didukung Budaya Riset dan Inovasi
  • Wabup Banjarnegara Minta OPD Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik
  • Diharapkan Lahirkan Inovasi Baru dan Perkuat Identitas Daerah

Sebanyak 25 stan pameran inovasi dan kreativitas meramaikan ajang pekan inovasi ini. Peserta berasal dari kalangan SMA/SMK, perguruan tinggi, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pelaku ekonomi kreatif yang memamerkan beragam karya, teknologi, dan gagasan inovatif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Banjarnegara, Teguh Handoko, mengatakan PIBD 2026 merupakan langkah strategis untuk membangun budaya inovasi sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah perkembangan global yang semakin cepat.

“Banjarnegara memiliki potensi besar di bidang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Melalui kegiatan pekan inovasi daerah ini, kami ingin mengintegrasikan kreativitas masyarakat, teknologi, dan seni tradisi agar semakin dikenal luas, khususnya oleh generasi muda,” ujarnya.

Pekan Inovasi Hadirkan Pameran Tekhnologi hingga E-Sport

Tidak hanya menghadirkan pameran inovasi, Pekan Inovasi ini juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan. Mulai dari kompetisi e-sport, talkshow edukatif, hingga pertunjukan seni tradisional yang dibawakan oleh komunitas dan seniman lokal.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan dunia inovasi dengan budaya, sehingga mampu menciptakan ruang kreatif yang produktif sekaligus edukatif bagi masyarakat.

Ajang ini juga menjadi sarana promosi bagi para inovator muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik yang lebih luas.

BRIN Apresiasi Banjarnegara Bangun Ekosistem Inovasi Inklusif

Penyelenggaraan PIBD 2026 mendapat apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Wiwik Yuliajani, yang hadir mewakili Kepala BRIN, menilai Banjarnegara berhasil menghadirkan inovasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, inovasi tidak boleh berhenti di ruang akademik atau laboratorium, tetapi harus mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Inovasi harus hadir untuk menjawab kebutuhan riil di daerah. Salah satu yang menarik dalam pameran ini adalah teknologi cetak solar yang berpotensi menjadi solusi penyediaan energi bagi masyarakat,” katanya.

Wiwik juga memberikan apresiasi terhadap penampilan seni yang dibawakan oleh anak-anak penyandang disabilitas netra dan rungu pada acara pembukaan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang inklusif merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

“Pengembangan SDM yang inklusif menjadi kunci. Inovasi yang berhasil adalah inovasi yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Bonus Demografi Harus Didukung Budaya Riset dan Inovasi

Dukungan serupa disampaikan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Irwanto. Ia menilai Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk memperkuat daya saing daerah melalui pengembangan riset dan inovasi.

Menurutnya, keberadaan ratusan SMA, SMK, dan perguruan tinggi di Jawa Tengah merupakan modal penting untuk melahirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan bonus demografi yang dimiliki Jawa Tengah dengan memperkuat budaya penelitian, kreativitas, dan inovasi sejak usia muda.

Wabup Banjarnegara Minta OPD Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, menegaskan bahwa inovasi dalam tata kelola pemerintahan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di era modern. Karena itu, seluruh OPD diminta terus melakukan pembaruan dalam pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, mudah, dan efektif.

Ia menekankan bahwa budaya birokrasi yang mempersulit pelayanan harus ditinggalkan dan digantikan dengan pola kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Prinsip kita harus mempermudah masyarakat. Program-program yang berjalan monoton tanpa inovasi harus menjadi perhatian dan bahan evaluasi bersama,” katanya.

Menurut Wakhid, inovasi tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir, peningkatan kualitas pelayanan, serta kemampuan pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Diharapkan Lahirkan Inovasi Baru dan Perkuat Identitas Daerah

Pembukaan PIBD 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Banjarnegara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan OPD.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap tercipta ruang kolaborasi yang mampu melahirkan berbagai inovasi baru sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sebagai identitas daerah.

PIBD 2026 menjadi bukti bahwa inovasi dan budaya dapat berjalan beriringan untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih maju, kreatif, dan berdaya saing di masa depan.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Target 7 Besar Porprov Jateng 2026, KONI Banjarnegara Gandeng Psikolog untuk Perkuat Mental Atlet
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Tak Mau Putus, Pria di Banjarnegara Sebar Video Syur Sang Mantan ke Medsos
KBIHU Miftahul Jannah Banjarnegara Gelar Safari Haji, Perkuat Kesiapan Spiritual dan Kesehatan Jamaah
Cegah 3C dan Gangguan Kamtibmas, Polres Banjarnegara Gelar Patroli Skala Besar
TAGGED:Baperida BanjarnegaraBRIDA Jawa TengahBRINbudaya lokal Banjarnegaraekonomi kreatif Banjarnegarainovasi Banjarnegarapameran inovasipekan inovasi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Heritage Cycling 2026, gowes wisata bersejarah Gowes Sambil Wisata, Jasirah Heritage Cycling 2026 Kenalkan Destinasi Bersejarah
Next Article relawan lingkungan bersihkan sungai Aksi Bersih Sungai dan Pembuatan Biopori Jadi Upaya Nyata Relawan Lingkungan Menjaga Kelestarian DAS

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.