Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: SMKN 1 Bawang Banjarnegara Buka Kelas Industri, Siswa Belajar Langsung dari Dunia Usaha
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > SMKN 1 Bawang Banjarnegara Buka Kelas Industri, Siswa Belajar Langsung dari Dunia Usaha
Banjarnegara

SMKN 1 Bawang Banjarnegara Buka Kelas Industri, Siswa Belajar Langsung dari Dunia Usaha

Reza Sanjaya
Last updated: 31 Agustus 2026 16:44
By Reza Sanjaya
4 Min Read
Share
Launching kelas insutri SMKN 1 Bawang Banjarnegara
Launching kelas insutri SMKN 1 Bawang Banjarnegara. (dok. Kominfo Banjarnegara)
SHARE

BANJARNEGARA, KABARBANYUMASRAYA – Siswa SMKN 1 Bawang Banjarnegara kini mendapat pengalaman belajar yang lebih dekat dengan dunia kerja. Melalui Kelas Industri Jurusan Pemasaran, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga berlatih menjalankan proses bisnis dengan menggandeng sejumlah mitra industri.

Contents
  • Teori Pemasaran SMKN 1 Bawang Dipraktikkan seperti di Dunia Kerja
  • Ada Ritel, Bisnis Digital hingga UMKM
  • Dinas Perindagkop Dorong Siswa Kuasai Pemasaran Digital
  • Instagram dan TikTok Jadi Laboratorium Pemasaran Siswa

Program tersebut resmi diluncurkan di Aula SMKN 1 Bawang, Senin (31/8/2026). Kelas industri dirancang untuk menghadirkan suasana, standar, dan budaya kerja industri ke lingkungan sekolah.

Teori Pemasaran SMKN 1 Bawang Dipraktikkan seperti di Dunia Kerja

Plt Kepala SMKN 1 Bawang, Khairul Sholih Retno Broto, mengatakan kelas industri menjadi bagian dari upaya sekolah menyiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Menurutnya, aktivitas pembelajaran dibuat menyerupai kondisi perusahaan sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman kerja sejak masih berada di bangku sekolah.

“Dengan adanya kelas industri, anak-anak bisa praktik dalam keseharian secara nyata sebagaimana di perusahaan. Segala hal yang ada di dunia usaha dan dunia industri diminiaturkan di sini,” ujarnya.

SMKN 1 Bawang sebelumnya telah menjalin kemitraan dengan puluhan perusahaan dan pelaku usaha. Dalam program kali ini, sekolah memperkuat kolaborasi dengan sejumlah mitra yang disesuaikan dengan kompetensi Jurusan Pemasaran.

Ada Ritel, Bisnis Digital hingga UMKM

Kepala Program Studi Pemasaran SMKN 1 Bawang, Niniek Mardianti, menjelaskan jurusannya memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu ritel dan bisnis digital.

Pada konsentrasi ritel, siswa mendapatkan pengalaman industri melalui kerja sama dengan Alfamart. Sementara konsentrasi bisnis digital dikembangkan melalui kemitraan dengan Koperasi CKS dan Yamaha.

“Untuk konsentrasi ritel, kelas industrinya bekerja sama dengan Alfamart. Sedangkan untuk konsentrasi digital, kami bermitra dengan CKS dan Yamaha,” jelasnya.

Kolaborasi tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal standar operasional, pelayanan konsumen, pola kerja perusahaan hingga strategi pemasaran yang digunakan dalam praktik bisnis.

Dengan pengalaman tersebut, siswa diharapkan lebih siap beradaptasi ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.

Dinas Perindagkop Dorong Siswa Kuasai Pemasaran Digital

Kepala Dinas Perindagkop UKM Banjarnegara, Adi Cahyono, mengapresiasi langkah SMKN 1 Bawang yang memperkuat pembelajaran berbasis industri.

Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha membuat siswa dapat menguji pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kondisi bisnis yang sebenarnya.

“Ini kegiatan yang langsung bersinggungan dengan usaha, di mana para siswa dapat mempraktikkan ilmu sekolah yang dipertemukan dengan realita lapangan,” kata Adi.

Ia juga menilai keterlibatan Koperasi CKS yang menaungi pelaku UMKM dapat membuka ruang belajar bagi siswa untuk memahami tantangan dan peluang usaha di tingkat lokal.

Adi mendorong siswa dan guru memanfaatkan fasilitas pendukung kewirausahaan, termasuk Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), untuk mendapatkan konsultasi dan pendampingan usaha.

Instagram dan TikTok Jadi Laboratorium Pemasaran Siswa

Perkembangan pemasaran digital juga menjadi perhatian dalam pembelajaran. Siswa didorong memanfaatkan Instagram dan TikTok sebagai media untuk belajar membuat promosi, membangun merek, dan memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Menurut Adi, kemampuan menggunakan teknologi digital akan menjadi bekal penting bagi generasi muda, baik untuk bekerja di perusahaan maupun membangun bisnis sendiri.

Melalui Kelas Industri Jurusan Pemasaran, SMKN 1 Bawang menargetkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik, memahami budaya kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memasuki dunia kerja atau menjadi wirausaha.

*Ikuti media sosial kami.

Rutan Banjarnegara Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Integritas Petugas Jadi Kunci
Mrica Corner Sajikan Takjil Dawet Ayu Spesial Hari Jadi ke-455 Banjarnegara
Wisata Tersembunyi Banjarnegara: Karanggemantung Stone Park hingga Curug Pitu
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Terjun ke Saluran Irigasi di Jalan Tentara Pelajar Banjarnegara
Pemkab Banjarnegara Perketat Izin Alun-alun Usai Polemik Smesh Hepi
TAGGED:Alfamartjurusan pemasaran SMKkelas industrikelas industri pemasaranpemasaran digitalpendidikan vokasismkn 1 bawangSMKN 1 Bawang Banjarnegaraumkm banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, saat menghadiri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Cilacap Sekolah Rakyat Terintegrasi Cilacap Dibuka, 246 Siswa Dapat Pendidikan dan Pengasuhan
Next Article Kekeringan Banjarnegara meluas. Sebanyak 8.642 KK atau 29.110 jiwa terdampak di 42 desa dan 7 kelurahan. BPBD telah menyalurkan 5,59 juta liter air bersih. Krisis Air Bersih Banjarnegara, 29.110 Jiwa Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.