Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Taj Yasin Raih Budai Award 2026 Unissula, Sebut Kepemimpinan adalah Kerja Tim
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Taj Yasin Raih Budai Award 2026 Unissula, Sebut Kepemimpinan adalah Kerja Tim
Jateng

Taj Yasin Raih Budai Award 2026 Unissula, Sebut Kepemimpinan adalah Kerja Tim

Afifah Anis CH
Last updated: 24 Agustus 2026 13:59
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Wagub Jateng Taj Yasin saat menerima Budai Award Unissula
Wagub Jateng Taj Yasin saat menerima Budai Award Unissula Semarang. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima penghargaan Budaya Akademik Islami (Budai) Award 2026 dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Senin (24/8/2026).

Contents
  • Taj Yasin: Penghargaan Ini Bukan Kerja Sendiri
  • Pendidikan dan Agama Harus Berjalan Bersama
  • Budai Award Jadi Pengingat untuk Terus Berbenah
  • Unissula Nilai Taj Yasin Layak Jadi Teladan
  • Perhatian pada Pendidikan Santri Jadi Salah Satu Pertimbangan
  • Deretan Tokoh Besar Pernah Terima Budai Award

Taj Yasin dinobatkan sebagai Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif karena dinilai memiliki keteladanan yang sejalan dengan nilai Budai, khususnya Birrul Walidain dan Takrimul Aulad.

Alih-alih menganggap penghargaan itu sebagai pencapaian pribadi, Taj Yasin menyebutnya sebagai hasil kerja bersama banyak pihak yang selama ini mendukung perjalanan pengabdiannya.

Taj Yasin: Penghargaan Ini Bukan Kerja Sendiri

Taj Yasin mengatakan keberhasilannya menjalankan amanah sebagai pemimpin tidak terlepas dari dukungan keluarga, jajaran pemerintahan, serta masyarakat. “Ini bukan kerja Taj Yasin, tetapi kerja tim. Di belakang saya banyak orang yang mendampingi saya, salah satunya adalah istri saya,” kata Taj Yasin.

Ia mengapresiasi Unissula yang konsisten memberikan Budai Award kepada tokoh yang dinilai mampu menjadi teladan dalam kehidupan akademik, kebangsaan, dan kemasyarakatan. Penghargaan tersebut juga menjadi pengingat agar nilai dan perjuangan para tokoh sebelumnya terus dilanjutkan.

“Kami mengikuti jejak-jejak beliau, melanjutkan apa yang sudah dipondasikan oleh beliau-beliau untuk membangun Jawa Tengah, terkhusus di dalam bidang keagamaan,” ujarnya.

Pendidikan dan Agama Harus Berjalan Bersama

Taj Yasin menilai pembangunan manusia tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal dan kemampuan intelektual. Pendidikan karakter dan nilai keagamaan, menurutnya, harus berjalan beriringan agar ilmu yang dimiliki seseorang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebaik apa pun pendidikan, sehebat apa pun masyarakatnya atau manusianya, apabila tidak disertai dengan pendidikan keagamaan, maka ilmu-ilmu tersebut bisa membelokkan kepada yang tidak bermanfaat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya nilai rahmatan lil alamin dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, pendidikan agama semestinya menjadi dasar untuk mengayomi dan merangkul masyarakat, bukan menjadi alasan untuk menjauhkan diri dari kelompok lain.

Budai Award Jadi Pengingat untuk Terus Berbenah

Taj Yasin berharap penghargaan Budai Award tersebut tidak berhenti sebagai seremoni atau apresiasi. Ia justru menjadikannya sebagai motivasi untuk mengevaluasi kekurangan dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat Jawa Tengah.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk mengoreksi kekurangan-kekurangan kami, meningkatkan khidmah kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak perguruan tinggi ikut mengambil peran dalam pembangunan daerah. Pemerintah, kata dia, membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan persoalan di Jawa Tengah.

“Kami juga akan merangkul semuanya untuk menjadi bagian pembangunan dan penanganan permasalahan yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

Unissula Nilai Taj Yasin Layak Jadi Teladan

Rektor Unissula Prof Gunarto mengatakan Budai Award tidak diberikan hanya berdasarkan jabatan atau popularitas. Penghargaan tersebut diberikan kepada sosok yang dinilai memiliki keteladanan dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

“Karakter unggul tidak sekadar diajarkan di ruang-ruang kuliah dan laboratorium, tetapi dilahirkan melalui kehidupan nyata di kebangsaan dan masyarakat,” ujar Gunarto.

Menurutnya, Taj Yasin menunjukkan nilai Birrul Walidain dan Takrimul Aulad, termasuk dalam meneruskan perjuangan ayahnya, almarhum KH Maimoen Zubair. Gunarto juga menyebut Taj Yasin memegang pesan sang ayah untuk menjaga pesantren, negara, dan pemerintahan melalui kerja nyata.

Perhatian pada Pendidikan Santri Jadi Salah Satu Pertimbangan

Nilai Takrimul Aulad dinilai tercermin dari perhatian Taj Yasin terhadap pendidikan generasi muda, termasuk upaya mendorong beasiswa bagi santri untuk menempuh pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Perjalanan pendidikannya yang memadukan pendidikan pesantren dan pendidikan umum hingga menempuh pendidikan di Damaskus juga dinilai menunjukkan bahwa generasi muda muslim dapat memiliki wawasan global tanpa kehilangan akar tradisi keislaman.

Dalam perjalanan kepemimpinannya, Taj Yasin pernah aktif di organisasi kepemudaan, menjadi anggota DPRD Jawa Tengah pada usia 31 tahun, hingga dipercaya dua periode sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Deretan Tokoh Besar Pernah Terima Budai Award

Unissula juga menilai kontribusi Taj Yasin telah dirasakan langsung masyarakat, antara lain melalui percepatan sertifikasi halal UMKM, insentif bagi guru keagamaan dan tenaga kependidikan nonformal, pengembangan ekonomi pesantren, serta pemanfaatan zakat ASN untuk membantu penyediaan rumah sehat bagi warga miskin.

“Atas dasar rekam jejak dan keteladanan tersebut, Unissula dengan penuh rasa hormat menganugerahkan Budai Award 2026 kategori Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif kepada KH Taj Yasin Maimoen,” kata Gunarto.

Taj Yasin kini masuk dalam deretan penerima Budai Award sebelumnya, di antaranya Buya Hamka, Jusuf Kalla, Mahfud MD, Muhammad Nuh, Imam Suprayogo, Ahmad Daroji, Abdul Jamil, hingga KH Maimoen Zubair.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kepemimpinan tidak hanya dinilai dari jabatan, tetapi juga dari keteladanan, kontribusi, dan kemampuan membangun kolaborasi untuk kepentingan masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Clean Government Berawal dari Pemimpin
Hadiri Haul Tas’an Wartono di Kudus, Wagub Soroti Pertumbuhan Ekonomi yang Harus Berdampak
Jateng Siapkan 3 Kawasan Regional untuk Atasi Krisis Sampah
BPJS SATU, Program JKN Pastikan Peserta Dapat Perlindungan Sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit
Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan
TAGGED:budai awardtaj yasinunissulawagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur dalam peluncuran taksi listrik di jateng Taksi Listrik Mulai Mengaspal di Jateng, Pemprov Siapkan Transformasi Transportasi Hijau
Next Article Pesta lampion menjadi bagian dari kegiatan Dieng Culture Festival yang banyak ditunggu wisatawan Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.