Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 15.159 Orang Kunjungi Pameran UMKM Jateng, Transaksi Tembus Rp1,165 Miliar
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > 15.159 Orang Kunjungi Pameran UMKM Jateng, Transaksi Tembus Rp1,165 Miliar
Jateng

15.159 Orang Kunjungi Pameran UMKM Jateng, Transaksi Tembus Rp1,165 Miliar

Afifah Anis CH
Last updated: 23 Agustus 2026 12:21
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
15.159 Orang Kunjungi Pameran UMKM Jateng, Transaksi Tembus Rp1,165 Miliar
15.159 Orang Kunjungi Pameran UMKM Jateng, Transaksi Tembus Rp1,165 Miliar. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

SEMARANG – Pameran UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah mencatat antusiasme tinggi. Selama tiga hari pelaksanaan, sebanyak 15.159 pengunjung datang dan nilai transaksi penjualan mencapai Rp1,165 miliar.

Contents
  • Produk UMKM Jateng Mulai Tembus Pasar Malaysia
  • UMKM Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Jateng
  • Pameran UMKM Diikuti 221 Stan
  • Transaksi Hari Ketiga Capai Sekitar Rp300 Juta
  • Pameran UMKM Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah

Namun, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menilai keberhasilan pameran tidak cukup diukur dari jumlah pengunjung dan omzet. Hal terpenting adalah bagaimana kegiatan tersebut mampu membawa UMKM Jawa Tengah naik kelas dan memperluas pasar.

Produk UMKM Jateng Mulai Tembus Pasar Malaysia

Taj Yasin mengatakan, pameran telah memberikan dampak nyata bagi sejumlah pelaku UMKM. Salah satunya produk jamu yang mendapatkan peluang kerja sama dengan mitra dari Malaysia.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan pameran bukan sekadar ruang promosi dan transaksi, tetapi juga dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

“Bukan hanya pengunjungnya yang banyak, bukan hanya hasilnya yang melimpah, tetapi ada peningkatan. Ada salah satu jamu yang menyampaikan kepada kami akan MoU dengan Malaysia,” ujarnya.

Ia berharap UMKM yang sebelumnya hanya menguasai pasar lokal dapat berkembang ke tingkat nasional hingga internasional.

UMKM Dinilai Jadi Penggerak Ekonomi Jateng

Taj Yasin menegaskan penguatan UMKM menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Ia juga mengapresiasi peran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam memberikan pendampingan, termasuk membantu pelaku UMKM yang ingin mengembangkan pasar ekspor.

Menurutnya, sektor UMKM telah terbukti memiliki daya tahan tinggi ketika menghadapi berbagai tekanan ekonomi, termasuk krisis moneter dan pandemi Covid-19. Karena itu, penyelenggaraan pameran ke depan diharapkan tidak hanya mampu mendatangkan pengunjung, tetapi juga mendorong transaksi dan pembelian produk UMKM.

Pameran UMKM Diikuti 221 Stan

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah Desy Arijani mengatakan pameran UMKM tahun ini mengusung konsep zonasi tematik untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung sekaligus memperluas ruang promosi bagi pelaku usaha.

Total terdapat 221 stan pameran UMKM, terdiri atas: 35 stan Kranasda Expo, 50 stan komersial dan jamu, 110 stan zona program, 20 stan UMKM binaan Bank Jateng, dan 6 mobil pelayanan OPD teknis.

Selain pameran produk, berbagai kegiatan pendukung turut digelar, mulai dari lomba memasak ikan, job fair yang melibatkan 40 perusahaan, lomba mural, lomba menggambar, hingga lomba stan terbaik.

Pengunjung juga disuguhi hiburan musik dan nonton bareng film-film lawas setiap malam.

Transaksi Hari Ketiga Capai Sekitar Rp300 Juta

Antusiasme pengunjung turut berdampak pada transaksi. Pada hari pertama, omzet Dekranasda Expo tercatat sekitar Rp200 juta, kemudian sekitar Rp165 juta pada hari kedua. Sementara hingga Sabtu sore atau hari ketiga, transaksi mencapai sekitar Rp300 juta.

Secara keseluruhan, hingga menjelang penutupan, transaksi penjualan dari rangkaian pameran mencapai Rp1,165 miliar.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membantu mendongkrak penjualan produk UMKM.

Pameran UMKM Diharapkan Jadi Pengungkit Ekonomi Daerah

Desy berharap pameran UMKM tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, mitra bisnis, pemerintah, dan pasar yang lebih luas.

“Kami berharap kegiatan pameran ini dapat menjadi momentum strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, serta mempererat kolaborasi antara instansi, pelaku usaha, dan masyarakat Jawa Tengah,” katanya.

Dengan jumlah pengunjung lebih dari 15 ribu orang dan transaksi mencapai Rp1,165 miliar, Pameran UMKM HUT ke-81 Jawa Tengah menunjukkan potensi besar sektor usaha kecil dan menengah sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

*Ikuti media sosial kami.

Simbol Perdamaian, 2.570 Lentera Terangi Langit Borobudur di Waisak 2570 BE
Speling Jangkau 18 Juta Warga, Taj Yasin Bidik Penguatan Medical Tourism Jateng
Dugaan Keracunan Program MBG di Kudus, Pemprov Jateng Turun Tangan Lakukan Evaluasi
BPJS Kesehatan Perkuat Standar Layanan JKN lewat CX126 di 126 Kantor Cabang
Hadapi Lonjakan Pemudik Lebaran, Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Dijaga
TAGGED:kualitas produk lokalpameran umkmproduk umkmtransaksi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tekankan Persatuan, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Warga Gumregut Nyawiji Bangun Jawa Tengah Tekankan Persatuan, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Warga Gumregut Nyawiji Bangun Jawa Tengah
Next Article Hantu gentayangan di Desa Purwanegara Bukan Adu Nyali, Puluhan “Hantu” Gentayangan Bikin Heboh Warga Purwanegara

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.