PURBALINGGA, KABARBANYUMASRAYA – Lomba mancing gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah. Sebanyak 1.360 peserta memadati Balai Benih Ikan (BBI) Kutasari, Minggu (9/8/2026).
Antusiasme masyarakat bahkan membuat panitia harus menambah kuota peserta. Dari semula hanya disiapkan untuk 600 orang, jumlah peserta akhirnya membengkak menjadi lebih dari 1.300 pemancing.
Tak hanya lomba mancing gratis, peserta juga berkesempatan membawa pulang ikan hasil pancingan sekaligus memenangkan hadiah dan doorprize yang disediakan panitia.
1.260 Peserta dari Masyarakat Umum
Dari total peserta, sebanyak 1.260 orang merupakan masyarakat umum, sedangkan 100 peserta lainnya berasal dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Purbalingga.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Purbalingga, Prayitno, mengatakan perlombaan memanfaatkan delapan kolam yang telah disiapkan di area BBI Kutasari.
Jenis ikan yang ditebar terdiri atas ikan bawal dan nila. Namun, untuk menentukan juara lomba, panitia menggunakan bobot ikan bawal yang berhasil dipancing peserta.
“Hadiah ada Rp3.250.000 dan ditambah doorprize Rp2.000.000. Ada juga hadiah Rp50.000 bagi peserta yang mendapatkan ikan bertanda khusus atau berpita,” kata Prayitno.
Delapan Kwintal Ikan Ditebar ke Kolam
Untuk mengimbangi jumlah peserta yang membludak, panitia menyiapkan ikan dalam jumlah cukup besar. Total sekitar 8 kwintal ikan ditebar ke kolam perlombaan.
Rinciannya, sebanyak 1,5 kwintal merupakan ikan bawal dan 6,5 kwintal ikan nila. Selain itu, panitia juga menyediakan 40 ekor ikan bertanda khusus yang menjadi bagian dari mekanisme doorprize.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan seluruh ikan yang telah disediakan memang diperuntukkan bagi peserta.
“Monggo nanti dipancing semuanya mulai jam 8, pokoknya sampai ikannya habis. Acara ini gratis. Ikan yang didapat silakan dibawa pulang,” ujar Fahmi.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan sederhana seperti lomba mancing dapat menjadi ruang rekreasi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Bukan Sekadar Hiburan, Kenalkan BBI kepada Masyarakat
Lomba mancing tersebut tidak hanya dirancang sebagai hiburan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan keberadaan Balai Benih Ikan Kutasari kepada masyarakat. Pemerintah daerah berharap semakin banyak warga mengenal fungsi dan potensi pengembangan perikanan yang ada di Kabupaten Purbalingga.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan ikut mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat. Pemerintah menilai indeks konsumsi ikan di Kabupaten Purbalingga masih perlu terus ditingkatkan.
Kegiatan bersama para pemancing juga menjadi ruang silaturahmi, baik antara masyarakat dengan pemerintah maupun antarsesama komunitas pemancing.
Bupati Ikut Memancing Bersama Pejabat Pemkab
Kemeriahan lomba semakin terasa ketika Bupati Fahmi turut turun langsung ke kolam pemancingan. Bupati Fahmi mencoba memancing bersama Sekretaris Daerah dan Asisten Sekda pada kolam khusus peserta dari unsur OPD. Para peserta pun terlihat antusias berburu ikan bawal dengan bobot terbesar.
Bupati mengapresiasi masyarakat yang telah ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta menjadi catatan penting untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.
“Terima kasih banyak atas antusiasmenya,” kata Fahmi.
Ini Daftar Juara Lomba Mancing Purbalingga
Persaingan mendapatkan ikan bawal dengan bobot terbesar berlangsung cukup ketat. Untuk kategori umum lomba manding ini, posisi juara diraih oleh:
- Juara I: Dimas Aditia dari Desa Karangreja, Kecamatan Kutasari, dengan ikan seberat 1,274 kilogram.
- Juara II: Eko Sanggoro dari Babakan, Kecamatan Kalimanah, dengan bobot 1,238 kilogram.
- Juara III: Taufik Hidayat dari Sokawera dengan bobot 1,227 kilogram.
Sementara kategori peserta OPD menghasilkan pemenang:
- Juara I: Anugerah T dari DPMPTSP dengan ikan seberat 1,095 kilogram.
- Juara II: Haryono dari Dindikbud dengan bobot 0,886 kilogram.
- Juara III: Dedi Prihatno dari Bakeuda dengan bobot 0,865 kilogram.
Pemkab Purbalingga Siapkan Lomba Mancing Lebih Besar
Melihat respons masyarakat yang sangat tinggi, Bupati Fahmi membuka peluang agar lomba mancing serupa kembali digelar dengan konsep dan cakupan yang lebih besar.
Bahkan, lokasi pelaksanaan nantinya diharapkan tidak hanya terpusat di BBI Kutasari, tetapi dapat menyasar sejumlah titik lain di Kabupaten Purbalingga.
“Mudah-mudahan nanti kita bisa agendakan mancing besar selanjutnya di berbagai titik dan jumlah ikannya lebih banyak lagi,” harap Fahmi.
Pemkab Dukung Lomba Mancing di Karangbanjar
Semarak lomba mancing juga berlangsung di lokasi lain. Setelah menghadiri kegiatan di BBI Kutasari, Bupati Fahmi mengunjungi lomba mancing yang digelar pemuda-pemudi Karangbanjar (Peka) di Danau Bumi Perkemahan Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari.
Pemkab Purbalingga turut memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat tersebut dengan menyediakan 1 kwintal ikan.
Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Antusiasme yang muncul di dua lokasi itu menunjukkan bahwa lomba mancing bukan sekadar ajang mendapatkan ikan atau hadiah. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang rekreasi masyarakat, memperkuat kebersamaan, sekaligus menghidupkan potensi lokal dalam suasana peringatan kemerdekaan.
*Ikuti media sosial kami.
