Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026
Purbalingga

Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026

Reza Sanjaya
Last updated: 31 Juli 2026 10:15
By Reza Sanjaya
4 Min Read
Share
Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026
Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026. (dok.Pemkab Purbalingga)
SHARE

SEKOLAH ramah anak menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Hal ini menjadi komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak hingga tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.

Contents
  • Sekda Herni Sulasti: Perlindungan Anak Harus Menjangkau Hingga Desa dan Kelurahan
  • Sekolah Ramah Anak dan Kolaborasi Jadi Kunci Perlindungan Generasi Muda
  • Forum PUSPA Dorong Anak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Daerah
  • HAN 2026 Jadi Momentum Membangun Generasi Purbalingga yang Berkualitas

Komitmen sekolah ramah anak tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2026 yang digelar di Pendapa Dipokusumo, Kamis (30/7/2026).

Peringatan HAN 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, termasuk di ruang digital.

Sekda Herni Sulasti: Perlindungan Anak Harus Menjangkau Hingga Desa dan Kelurahan

Mewakili Bupati Purbalingga, Sekretaris Daerah (Sekda) Herni Sulasti menegaskan bahwa perlindungan anak harus menjadi gerakan bersama yang tidak berhenti di tingkat kabupaten, tetapi menjangkau hingga desa dan kelurahan.

Menurutnya, penguatan komitmen di tingkat paling dekat dengan masyarakat akan mempercepat upaya pencegahan sekaligus penanganan berbagai persoalan yang masih dihadapi anak-anak.

“Saya sangat sepakat bahwa peringatan Hari Anak Nasional ini benar-benar menjadi momentum untuk semakin menguatkan komitmen bersama dalam perlindungan anak, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga sampai tingkat desa dan kelurahan,” ujar Herni.

Ia menilai isu perlindungan anak masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian serius. Karena itu, seluruh pihak harus memiliki kepedulian dan tanggung jawab yang sama dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Sekolah Ramah Anak dan Kolaborasi Jadi Kunci Perlindungan Generasi Muda

Herni menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan sekolah ramah anak yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, sekolah ramah anak harus menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak, bebas dari kekerasan, perundungan, maupun berbagai bentuk diskriminasi.

Ia menegaskan, perlindungan anak tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Purbalingga.

Dukungan tersebut datang dari jajaran perangkat daerah, dunia usaha, Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Forum PUSPA), Forum Anak Kabupaten Purbalingga, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Menurutnya, semangat kolaborasi menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program perlindungan anak, terutama di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah.

Forum PUSPA Dorong Anak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Daerah

Ketua Forum PUSPA Purbalingga, Syahzani Fahmi M. Hanif, berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 mampu meningkatkan partisipasi anak dalam proses pembangunan daerah, untuk itu sekolah ramah anak menjadi satu upaya pemerintah dalam memberikan ruang tumbuh kembang anak.

Ia menilai anak tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi juga perlu dilibatkan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi berbagai program yang berkaitan dengan kepentingan mereka.

“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak Purbalingga. Mari kita dengarkan suara anak, kita lindungi mereka, dan kita berikan kesempatan terbaik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, mandiri, berkarakter, dan penuh harapan,” katanya.

Menurutnya, ruang partisipasi yang lebih luas akan membantu melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan terbaik bagi anak.

HAN 2026 Jadi Momentum Membangun Generasi Purbalingga yang Berkualitas

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Purbalingga menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memperkuat sinergi lintas sektor hingga tingkat desa dan kelurahan, pemerintah berharap setiap anak di Purbalingga dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung pengembangan potensi mereka secara optimal.

Komitmen tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi Purbalingga yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

*Ikuti media sosial kami.

Anda Harus Tahu, Ada 7 Fakta Menarik Dari Owabong Purbalingga
Ramadhan Food Festival 2026 Dibuka, 150 UMKM Ramaikan Pusat Kuliner Purbalingga
Hari Anak Nasional, Alfamart Bawa Program Satu Telur Sehari hingga Kampung Laut Cilacap
Wayang Rakyat “Semar Mbangun Desa” Meriahkan Sidareja, Dorong Budaya dan Pariwisata
Bulan Dana PMI Purbalingga 2025 Tembus Rp1,8 Miliar, Tertinggi dalam 13 Tahun
TAGGED:Hari Anak Nasionalpertumbuhan anaksekolah ramah anak
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kenal pamit Kapolres Banjarnegara dari AKBP Mariska Fendi Susanto kepada AKBP Aruma Chandra Dewi AKBP Aruma Chandra Dewi Resmi Jabat Kapolres Banjarnegara, Bupati Amalia: Mari Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas
Next Article Jawa Tengah Juara Nasional Realisasi KUR Perumahan 2026, Salurkan Rp4,96 Triliun untuk 28.275 Debitur KUR Perumahan Tertinggi di Indonesia, Jawa Tengah Catat Penyaluran Rp4,96 Triliun

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.