MUHAMMADIYAH melalui RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara resmi meluncurkan gedung rawat inap dan poliklinik terpadu baru setinggi lima lantai. Peresmian gedung tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Milad ke-7 rumah sakit sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Banjarnegara dan sekitarnya.
Direktur RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara, dr. Bugar Wijiseno, mengatakan gedung baru dengan luas 5.476 meter persegi itu dibangun secara swakelola selama 12 bulan melalui kolaborasi internal Muhammadiyah.
Menurutnya, pembangunan gedung baru bukan hanya sekadar penambahan fasilitas fisik, tetapi juga bentuk komitmen rumah sakit dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang lebih modern dan berkualitas.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi bentuk komitmen kami menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih luas untuk masyarakat,” ujar dr. Bugar.
Ia menjelaskan, lantai pertama gedung difungsikan untuk layanan pendaftaran, rawat jalan, dan farmasi. Sementara lantai kedua digunakan untuk layanan dokter spesialis. Adapun lantai tiga hingga lima disiapkan sebagai ruang rawat inap dengan kapasitas yang dapat dikembangkan hingga mencapai 42 tempat tidur pada setiap lantai.
Tingkat Okupansi Tinggi, PKU Muhammadiyah Dorong Penambahan Fasilitas Rumah Sakit
Penambahan kapasitas layanan menjadi kebutuhan mendesak bagi PKU Muhammadiyah Banjarnegara seiring tingginya tingkat okupansi rumah sakit yang saat ini mencapai 88 hingga 90 persen. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banjarnegara.
Selain menambah kapasitas rawat inap, pihak rumah sakit juga terus mengembangkan layanan spesialis untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat yang semakin kompleks.
Beberapa layanan spesialis yang akan diperkuat di antaranya ortopedi, mata, jantung, urologi, hingga THT.
“Pertumbuhan penduduk terus meningkat dan kebutuhan layanan medis juga semakin kompleks. Karena itu kami terus berupaya menambah kapasitas sekaligus mengembangkan layanan spesialis,” kata dr. Bugar.
Bupati Banjarnegara Apresiasi Pengembangan Layanan Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, Amalia Desiana memberikan apresiasi terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung pelayanan kesehatan di daerah.
Menurutnya, keberadaan gedung baru di RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih cepat dan layak.
Bupati juga menekankan pentingnya mengedepankan nilai kemanusiaan dalam pelayanan rumah sakit, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan darurat.
“Keselamatan manusia harus menjadi prioritas utama. Jika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan namun terkendala administrasi, saya berharap rumah sakit dapat memberikan penanganan terlebih dahulu sambil membangun komunikasi bersama,” ujarnya.
Muhammadiyah Tegaskan Komitmen Dakwah Sosial untuk Masyarakat
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banjarnegara, Sobri, menegaskan bahwa pengembangan rumah sakit merupakan bagian dari dakwah sosial Muhammadiyah yang ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Menurutnya, Muhammadiyah ingin terus menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, modern, dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Muhammadiyah hadir melalui amal usaha untuk melayani semua lapisan masyarakat. Kami ingin terus berkembang menjadi rumah sakit yang profesional, modern, dan tetap berlandaskan nilai kemanusiaan serta semangat lillahi ta’ala,” katanya.
Dengan hadirnya gedung baru dan pengembangan layanan spesialis, RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara diharapkan mampu menjadi salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Banjarnegara serta memperkuat akses pelayanan medis berkualitas bagi masyarakat di wilayah selatan Jawa Tengah.
*Ikuti media sosial kami.
