DALAM rangka memeriahkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara, BPJS Kesehatan menghadirkan gerai layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Alun-alun Banjarnegara, Senin (6/4/2026).
Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan dalam mengurus berbagai administrasi kepesertaan JKN secara cepat dan praktis di tengah suasana perayaan daerah.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kebumen, Dina Diana Permata, mengatakan momentum hari jadi dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kami ingin menyemarakkan Hari Jadi Banjarnegara sekaligus memberikan kemudahan akses layanan JKN. Masyarakat bisa berkonsultasi, mengurus administrasi, hingga menyampaikan pengaduan secara langsung,” ujarnya.
Warga Padati Gerai BPJS Kesehatan, Layanan Tetap Optimal
Sejak dibuka pada pagi hari, gerai layanan BPJS Kesehatan langsung diserbu warga. Antrean pengunjung tampak terus berdatangan untuk memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.
Meski demikian, petugas tetap memberikan pelayanan secara optimal, termasuk edukasi terkait hak dan kewajiban peserta JKN.
Selain layanan di lokasi acara, BPJS Kesehatan juga terus mengoptimalkan kanal pelayanan lainnya. Layanan tatap muka tersedia di kantor cabang, Mal Pelayanan Publik (MPP), serta melalui program BPJS Keliling yang menjangkau wilayah pedesaan.
Untuk layanan non tatap muka, masyarakat dapat mengakses aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165, serta BPJS Kesehatan Care Center 165 yang beroperasi selama 24 jam.
Warga Akui Layanan JKN Sangat Membantu
Salah satu warga, Fransisca, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan BPJS Kesehatan di lokasi acara. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengaktifkan kembali kepesertaan JKN miliknya.
“Pelayanannya sangat memuaskan. Petugasnya membantu dan menjelaskan prosedur dengan jelas, jadi sangat memudahkan,” ungkapnya.
Ia juga menilai program JKN memiliki peran penting dalam menunjang kebutuhan kesehatan keluarganya, terutama dalam mengurangi beban biaya pengobatan.
“Kami sekeluarga sangat terbantu dengan BPJS. Tanpa JKN, biaya berobat pasti jauh lebih besar,” katanya.
Fransisca menambahkan, dirinya juga kerap memanfaatkan layanan digital seperti PANDAWA untuk mengecek status kepesertaan.
Dorong Kesadaran Perlindungan Kesehatan
Melalui kegiatan jemput bola seperti ini, BPJS Kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kesehatan terus meningkat.
Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Banjarnegara yang terus berkembang di usia ke-455, sekaligus mendorong masyarakat untuk aktif menjadi peserta JKN dan memanfaatkan layanan kesehatan secara optimal.
*Ikuti media sosial kami.
