Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: RUPST, Bank Jateng Cetak Laba Rp 1,4 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp 100 Triliun
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > RUPST, Bank Jateng Cetak Laba Rp 1,4 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp 100 Triliun
Jateng

RUPST, Bank Jateng Cetak Laba Rp 1,4 Triliun di 2025, Aset Tembus Rp 100 Triliun

Afifah Anis CH
Last updated: 28 Februari 2026 14:24
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
RUPS bank jateng
Bank Jateng sukses catatkan laba hingga Rp 1,4 triliun di tahun 2025. Hal ini terungkap dalam RUPST. (dok.pemprov)
SHARE

PRESTASI dan kinerja yang baik dituntukkan oleh Bank Jateng di sepanjang tahun 2025, dimana bank milik pemerintah daerah ini sukses membukukan laba bersih hingga Rp 1,4 triliun. Dan angka ini menjadi yang tertinggi di antara Bank Pembangunan Daerah se-Indonesia (BPDSI).

Contents
  • Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Bank Jateng Paling Sehat Nasional
  • Aset Tembus Rp 100 Triliun, Laba Tumbuh 11,57 Persen
  • Dividen untuk Daerah, Perkuat Modal dan Pembangunan

Capaian ini terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Semarang, Jumat (27/2/2026). Dengan hasil tersebut menunjukkan bahwa bank milik Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Tengah ini menjadi bank yang sehat dan dinamis.

Gubernur Ahmad Luthfi Sebut Bank Jateng Paling Sehat Nasional

Dengan capaian tersebut, tentu saja menjadikan sekaligus mengukuhkan posisi Bank Jateng sebagai BPD paling sehat secara nasional, di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis. “Bank Jateng itu bank paling sehat di seluruh Indonesia,” katanya.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Gubernur Ahmad Luthfi meminta jajaran direksi terus menjaga tren positif pada 2026. Ia juga menekankan pentingnya peran BPD Jateng dalam mendukung agenda strategis pemerintah daerah, mulai dari pengentasan kemiskinan, penanganan kebencanaan, hingga optimalisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Menurutnya, kekompakan kepala daerah di Jawa Tengah menjadi kunci dalam memperkuat sinergi pembangunan.

Aset Tembus Rp 100 Triliun, Laba Tumbuh 11,57 Persen

Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro, mengungkapkan bahwa laba bersih Rp 1,4 triliun tersebut tumbuh 11,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, total aset Bank Pembangunan Daerah Jateng untuk pertama kalinya berhasil menembus angka Rp 100,066 triliun. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) serta penyaluran kredit juga menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

“Aset Bank Jateng juga baru tahun ini bisa tembus Rp 100 triliun. Mudah-mudahan Bank Jateng semakin besar dan terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Dewan Komisaris Bank Jateng, Sumarno, menegaskan bahwa perseroan mampu mempertahankan predikat bank sehat dengan fundamental bisnis yang kuat. Laba usaha sebelum pajak tercatat sebesar Rp 1,871 triliun.

Dividen untuk Daerah, Perkuat Modal dan Pembangunan

Laba usaha yang diraih telah didistribusikan dalam bentuk dividen kepada para pemegang saham, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Sebagian lainnya dialokasikan sebagai cadangan umum guna memperkuat struktur permodalan.

Dengan kinerja tersebut, BPD Jateng dinilai semakin kokoh sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan, baik di Jawa Tengah maupun dalam konteks nasional.

Tentu saja ini menjadi satu moment yang sangat penting bagi Bank Jateng untuk melangkah lebih agresif dan inovatif di tahun 2026, sekaligus menjaga reputasi sebagai BPD paling sehat di Indonesia.

*Baca media group Kami.

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Dimulai 21 September 2026, Denda Dihapus
Media Massa Didorong Jadi Penjernih Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Ahmad Luthfi Pasang Badan Lindungi Sawah Jateng, Alih Fungsi Lahan Ditegaskan Haram
MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian, Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau
Dana Desa Menyusut, Kades Banyumas Sampaikan Aspirasi Langsung ke Gubernur
TAGGED:bank jatengdevidenlaba
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article reaktifasi bpi bpjs kesehatan Reaktivasi PBI JK BPJS Kesehatan Kebumen, Ribuan Warga Kembali Berpeluang Aktifkan JKN
Next Article Siapkan energi terbarukan bidik investor dunia Jateng Siapkan KITB Berbasis Energi Terbarukan Tanpa Kedip, Bidik Investor Kelas Dunia

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.