Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Embung Geblog Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan dan Wisata Desa di Temanggung
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Embung Geblog Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan dan Wisata Desa di Temanggung
Jateng

Embung Geblog Diresmikan, Dorong Swasembada Pangan dan Wisata Desa di Temanggung

Afifah Anis CH
Last updated: 23 Februari 2026 15:45
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
gubernur resmikan embung geblog
Gubernur Ahmad Luthfi saat meresmikan Embung Geblog Temanggung, Senin (23/2/2026) (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

Gubernur Ahmad Luthfi: Embung Jadi Kunci Irigasi dan Penggerak Ekonomi Lokal

UPAYA memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi wisata desa terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satunya melalui peresmian Embung Geblog di Desa Geblog, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Senin (23/2/2026).

Contents
    • Gubernur Ahmad Luthfi: Embung Jadi Kunci Irigasi dan Penggerak Ekonomi Lokal
  • Solusi Krisis Air Petani Saat Kemarau
  • Embung Geblog Perkuat Strategi Swasembada Pangan
  • Dibuka untuk Wisata dan UMKM Desa

Embung yang dibangun menggunakan APBD Jawa Tengah Tahun 2025 senilai Rp5,7 miliar itu telah rampung pada Desember 2025. Infrastruktur sumber daya air tersebut memiliki kapasitas tampung 18.143 meter kubik dan mampu mengairi sekitar 30 hektare lahan pertanian serta perkebunan warga.

Bagi para petani, kehadiran embung ini menjadi jawaban atas kebutuhan air yang telah diusulkan sejak 2019, terutama saat musim kemarau panjang melanda kawasan lereng perbukitan Kaloran.

Solusi Krisis Air Petani Saat Kemarau

Sebelum embung tersedia, petani di Dusun Bugel dan wilayah sekitar harus mengambil air dari sungai dengan jeriken. Jarak tempuhnya tidak ringan, berkisar antara satu hingga tiga kilometer dari lahan kebun.

Ketua Kelompok Tani Wahyu Mulyo Dusun Bugel, Suyadi, mengatakan kondisi tersebut kerap menyulitkan petani durian, kopi, alpukat, dan palawija yang membutuhkan suplai air stabil untuk menjaga produktivitas.

“Sekarang sudah ada embung, jadi petani tidak perlu lagi mengambil air jauh-jauh. Harapannya bisa dimanfaatkan maksimal saat kemarau,” ujarnya.

Embung Geblog juga melayani lahan pertanian di Dusun Gandon, Kemloko, Kemiri, dan sejumlah wilayah sekitar. Dengan distribusi air yang lebih terjamin, produktivitas komoditas unggulan Temanggung diproyeksikan meningkat.

Embung Geblog Perkuat Strategi Swasembada Pangan

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan pembangunan embung geblog ini merupakan bagian dari strategi mendukung swasembada pangan nasional. Menurutnya, ketersediaan irigasi yang memadai menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas produksi pertanian.

Ia menyebut usulan pembangunan embung berasal dari pemerintah desa dan kecamatan setempat yang menghadapi keterbatasan sumber air terpadu.

“Manfaatnya embung geblog ini sangat besar. Tidak hanya untuk pengairan pertanian, tetapi juga air baku dan potensi wisata. Prinsipnya, embung seperti ini perlu diperbanyak,” kata Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahkan menargetkan idealnya satu embung dapat melayani dua kecamatan agar distribusi air lebih merata dan memberikan dampak ekonomi lebih luas.

Dibuka untuk Wisata dan UMKM Desa

Selain sebagai sumber irigasi, Embung Geblog diproyeksikan menjadi destinasi wisata berbasis air. Konsep ini membuka peluang tumbuhnya pelaku UMKM lokal, mulai dari pedagang makanan, kopi, hingga produk olahan hasil kebun.

Peresmian embung turut dihadiri Bupati Temanggung Agus Setyawan serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro.

Pemerintah daerah berharap keberadaan embung tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi pengungkit ekonomi desa. Dengan infrastruktur air yang lebih stabil, petani kini tidak lagi bergantung pada pengangkutan air manual dari sungai.

Embung Geblog pun diharapkan menjadi model pengelolaan sumber daya air terpadu yang mampu menyatukan kepentingan pertanian, ketahanan pangan, dan pengembangan wisata desa secara berkelanjutan.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Gus Yasin Dorong UIN Sunan Kudus Kembangkan Ekoteologi, Kampus Diajak Berkolaborasi Atasi Kekeringan dan Banjir
Cegah Abrasi, Gus Yasin Ajak Pesantren Jaga Lingkungan Tanam Mangrove
Inacraft 2026 Jadi Jalan UMKM Jateng Tembus Pasar Global, Taj Yasin Soroti Produk yang Siap Ekspor
Konsumsi BBM dan LPG Naik Saat Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok Aman hingga Arus Balik
Ukuran Sukses Pembangunan Jateng. Ahmad Luthfi: Bukan Sekadar Angka, tapi Kesejahteraan Rakyat
TAGGED:embung geblogembung temanggungswasembada pangantangkapan air
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article ramadan light festival purbalingga Ramadan Light Festival 2026, Ratusan Lampion Percantik Alun-alun Purbalingga
Next Article Bupati saat rapat koordinasi terkait ramadan dan idul fitri Rakor Lintas Sektoral Ramadan 1447H, Bupati Fahm: Kenyamanan Warga Jadi Prioritas

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.