Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Akses Longsor Ungaran Timur Pulih 7 Hari, Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Akses Longsor Ungaran Timur Pulih 7 Hari, Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti
Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Akses Longsor Ungaran Timur Pulih 7 Hari, Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti

Afifah Anis CH
Last updated: 18 Februari 2026 14:10
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Longsor Ungaran
Gubernur Ahmad Luthfi memimpin langsung penanganan longsor di Delta Asri, Ungaran Timur. Akses antar-RW ditargetkan pulih dalam sepekan, bantuan logistik dan mitigasi bencana diperkuat. (dok. Pemprv Jateng)
SHARE

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung memimpin kerja bakti penanganan longsor Ungaran yang terjadi di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026).

Contents
  • Kolaborasi Pemda, TNI-Polri dan Relawan Percepat Penanganan Longsor Ungaran
  • Mitigasi Diperkuat, OPD Diminta Bergerak Otomatis Saat Bencana
  • Bantuan Logistik dan Rehabilitasi Lahan Mulai Disalurkan

Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa akses penghubung antar-RW yang terputus akibat longsor harus kembali normal maksimal dalam tujuh hari. Jalur tersebut dinilai vital karena menjadi penghubung utama aktivitas harian warga.

“Saya minta jangan terlalu lama. Kajian teknis sudah dilakukan PUPR. Masyarakat menunggu agar RW satu dan lainnya kembali terhubung,” kata Gubernur Ahmad Luthfi di lokasi kejadian.

Kolaborasi Pemda, TNI-Polri dan Relawan Percepat Penanganan Longsor Ungaran

Penanganan longsor Ungaran Timur menjadi contoh sinergi lintas sektor dalam menghadapi bencana di Jawa Tengah. Unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, Tagana, Tim Reaksi Cepat (TRC), hingga warga setempat bergerak bersama membersihkan material longsor.

Gubernur Ahmad Luthfi bahkan ikut terlibat langsung di lokasi longsor Ungaran dalam kerja bakti bersama warga. Ia juga menyempatkan diri sarapan bersama masyarakat dan relawan, serta meminta seluruh petugas berhenti sejenak untuk makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan solidaritas.

“Bentuk hadirnya negara adalah ketika semua komponen bergerak bersama menyelesaikan persoalan. Tidak boleh saling menyalahkan. Ini problem solving bersama,” ujarnya.

Mitigasi Diperkuat, OPD Diminta Bergerak Otomatis Saat Bencana

Selain penanganan darurat, Pemprov Jawa Tengah memperkuat strategi mitigasi jangka panjang. Koordinasi dilakukan hingga tingkat kabupaten/kota, termasuk dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait langkah antisipasi cuaca ekstrem.

Pemetaan wilayah rawan longsor, tanah bergerak, banjir, dan rob terus diperbarui. Ahmad Luthfi menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik kebencanaan berbeda sehingga membutuhkan respons cepat dan pendekatan spesifik.

Ia memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak otomatis saat terjadi bencana tanpa menunggu instruksi berulang.

“Begitu ada tanggap bencana, OPD provinsi langsung turun sesuai tugas dan fungsinya. Ini soal kerja tim dan kolaborasi,” katanya.

Bantuan Logistik dan Rehabilitasi Lahan Mulai Disalurkan

Berbagai bantuan telah disalurkan untuk mempercepat pemulihan. Pemerintah Kabupaten Semarang mengerahkan crane guna menurunkan karung pasir dan mengangkat beton jembatan yang roboh.

Sementara itu, Pemprov Jawa Tengah menyalurkan bantuan berupa bibit pohon untuk rehabilitasi lahan, 100 sepatu boots bagi relawan, 100 paket sembako dari Baznas untuk warga terdampak, 200 Al-Qur’an, bantuan beras senilai Rp2,7 juta, serta logistik lainnya senilai Rp6,28 juta.

Langkah cepat dan kolaboratif ini diharapkan mampu memulihkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak longsor di Ungaran Timur.

*Ikuti media sosial kami

Media Massa Didorong Jadi Penjernih Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Ribuan Warga Masih Mengungsi, Pemprov Percepat Relokasi Korban Tanah Gerak Tegal
Kebumen Geopark Trail Run 2026, Rute Masuk Gua dan Susur Pantai Jadi Daya Tarik Utama
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Beasiswa Santri Buka Jalan untuk Menggapai Cita-Cita
Sekda Jateng Turun Gunung, Kawal Langsung Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Lawu
TAGGED:Longsor Ungaran. longsor
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bicara pajak naik Ramai Pajak Kendaraan Naik: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat
Next Article Siap tuntaskan jalan berlubang Jelang Mudik Lebaran 2026, 4.870 Titik Jalan Berlubang di Jawa Tengah Dituntaskan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.