AKHMAD Fajar Mukhtarom resmi melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Banjarnegara periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) yang digelar di Fox Harris Hotel Banjarnegara, Rabu (11/2/2026).
Akhmad Fajar yang juga Direktur Utama sekaligus CEO The Pikas Artventure Banjarnegara itu menjadi calon tunggal dalam forum tertinggi organisasi pengusaha tersebut. Kepercayaan penuh dari anggota menandai periode keduanya setelah sebelumnya memimpin pada 2021–2026.
Ketua Steering Committee (SC) Mukab, Nurin, menyebut keputusan aklamasi tersebut sebagai bukti solidnya dukungan internal atas capaian dan terobosan yang telah dilakukan pada periode pertama.
“Program yang sudah berjalan dinilai efektif dan perlu dilanjutkan agar iklim ekonomi serta investasi di Banjarnegara semakin dinamis,” ujarnya.
Periode Kedua, Fokus Perkuat Kolaborasi dan Iklim Investasi
Dalam sambutannya, Akhmad Fajar menegaskan bahwa amanah tersebut adalah tanggung jawab besar yang membutuhkan kerja kolektif.
“Menjadi pemimpin bukan perkara mudah. Namun dengan dukungan pengurus dan kolaborasi yang solid, kami optimistis agenda lima tahun ke depan dapat berjalan maksimal,” katanya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara KADIN, pemerintah daerah, dan pelaku usaha untuk melahirkan terobosan baru. Menurutnya, Banjarnegara memiliki potensi besar yang harus didorong melalui inovasi, investasi strategis, serta kemitraan berkelanjutan.
Penguatan daya saing daerah dan penciptaan ekosistem usaha yang sehat menjadi prioritas utama kepengurusan periode 2026–2031.
KADIN Jateng Dorong Akses Global dan Transfer Teknologi
Ketua Umum KADIN Jawa Tengah, Harry Nuryanto, menyampaikan optimisme terhadap kepemimpinan Akhmad Fajar di periode kedua.
“Kami yakin Banjarnegara akan semakin maju. Banyak program kolaboratif yang bisa dijalankan bersama KADIN Provinsi untuk memperkuat peran dunia usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan, KADIN Jawa Tengah terus mendorong kemitraan strategis antara KADIN kabupaten/kota, asosiasi, dan pemerintah daerah. Tak hanya di tingkat lokal, jejaring juga diperluas hingga komunitas bisnis internasional guna membuka peluang investasi, peningkatan ekspor, serta transfer teknologi.
“Dari Jawa Tengah, kita ingin menghadirkan inovasi dan teknologi siap pakai di era digital, sekaligus membuka akses pendanaan jangka panjang bagi sektor industri potensial,” katanya.
Momentum Baru untuk Pertumbuhan Ekonomi Banjarnegara
Kepengurusan baru KADIN Banjarnegara diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan jejaring bisnis, penciptaan peluang investasi, serta dukungan terhadap pelaku UMKM dan industri lokal menjadi langkah strategis ke depan.
Kepemimpinan periode kedua Akhmad Fajar menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi Banjarnegara sebagai daerah yang ramah investasi, inovatif, dan adaptif menghadapi tantangan ekonomi global.
Dengan dukungan penuh anggota dan sinergi lintas sektor, KADIN Banjarnegara menatap lima tahun ke depan dengan optimisme dan agenda transformasi yang lebih progresif.
*Ikuti media sosial kami
