MALAM Nisfu Syaban merupakan satu malam yang memiliki keistimewaan bagi umat Islam. Bulan Syaban sendiri adalah salah satu bulan yang mulia dan pintu menuju bulan Ramadan. Siapa yang berupaya membiasakan diri bersungguh-sungguh dalam beribadah di bulan ini, ia akan akan menuai kesuksesan di bulan Ramadan.
Dinamakan Syaban, karena pada bulan itu terpancar bercabang-cabang kebaikan yang banyak (yatasya’abu minhu khairun katsir). Menurut pendapat lain, Syaban berasal dari kata Syi’b, yaitu jalan di sebuah gunung atau jalan kebaikan.
Dalam bulan ini terdapat banyak kejadian dan peristiwa yang sangat perlu diperhatikan oleh kaum Muslimin. Pada bulan ini, juga ada beberapa amalan yang biasa dilakukan oleh para Salafuna shaleh untuk mempersiapkan dan melatih diri dengan memperbanyak ibadah dalam rangka menyambut bulan Ramadan.
Apa Itu Malam Nisfu Syaban
Malam Nisfu Syaban dikenal sebagai malam memohon ampunan dan kebaikan. Dalam Hujjah Ilmiah yang ditulis oleh Pengasuh Lembaga Pendidikan Dakwah (LPD) Al Bahjah KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya menjelaskan bahwa doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh pada malam ini merupakan bentuk penghambaan yang dicintai Allah SWT. Tahajud menjadi ibadah sunnah yang sangat dianjurkan.
Nisfu Syaban kembali menjadi salah satu momen penting yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Malam penuh kemuliaan ini jatuh pada pertengahan bulan Syaban dan dikenal sebagai waktu mustajab untuk memohon ampun kepada Allah SWT.
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Allah memberikan ampunan kepada seluruh makhluk pada malam tersebut, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (HR At-Thabrani).
Syaban sendiri merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah, berada di antara Rajab dan Ramadan. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sebagai bentuk persiapan rohani menjelang Ramadan.
Kapan Malam Nisfu Syaban Dalam Kalender Masehi 2026
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia, 1 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026. Dengan demikian, malam Nisfu Syaban tahun ini diperkirakan jatuh pada Senin malam, 2 Februari 2026, dan harinya pada Selasa, 3 Februari 2026. Akan tetapi untuk penetapan pastinya menunggu pengumuman resmi dari pemerintah setempat.
Meski tidak ada dalil yang mewajibkan amalan tertentu secara khusus di malam Nisfu Syaban, para ulama sepakat bahwa malam mulia ini dapat diisi dengan berbagai ibadah sunnah sebagaimana malam-malam lainnya.
Menghidupkan malam Nisfu Syaban menurut pada Jumhur ulama berpendapat bahwa menghidupkan malam nishfu Syaban hukumnya adalah sunnah, baik dengan cara beribadah secara bersama-sama atau sendiri-sendiri, dan kita boleh mengisinya dengan bermacam-macam ibadah seperti puasa, shalat dan lain sebagainya. Itulah yang dilakukan para ulama dalam menghidupkan malam nishfu Syaban.
Berikut beberapa amalan yang umum dilakukan:
-
Puasa
Puasa di bulan Syaban itu termasuk di sunnahkan karena untuk melatih agar nanti ketika Ramadan tiba sudah terbiasa dengan puasa. Selain itu bulan ini juga banyak dilalaikan oleh manusia sebagaimana yang dijelaskan dalam beberapa hadits. Namun kita tidak perlu mengkhususkan hari tertentu dari bulan Syaban untuk berpuasa karena tidak ada hadits yang benar secara khusus menentukan hari tertentu untuk puasa. Yang ada adalah riwayat yang menjelaskan anjuran puasa bulan Sya’ban secara umum
-
Memperbanyak Doa
Nisfu Syaban dikenal sebagai malam memohon ampunan dan kebaikan. Doa yang dipanjatkan dengan sungguh-sungguh pada malam ini merupakan bentuk penghambaan yang dicintai Allah SWT.
-
Salat Malam
Tahajud menjadi ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam QS Al-Isra ayat 79 disebutkan bahwa sholat malam dapat mengangkat derajat hamba ke tempat yang terpuji. Hadis riwayat Muslim juga menegaskan bahwa sholat malam adalah ibadah sunnah paling utama setelah sholat fardhu.
-
Memperbanyak Sholawat
Allah SWT memerintahkan umat beriman untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana tercantum dalam QS Al-Ahzab ayat 56. Membaca sholawat dapat dilakukan kapan pun, termasuk pada malam Nisfu Syaban.
-
Membaca Surah Yasin
Sebagai umat muslim mengamalkan membaca Surah Yasin tiga kali dengan niat berbeda: memohon umur panjang dalam ketaatan, rezeki yang halal dan berkah, serta keteguhan iman.
-
Berzikir dan Istighfar
Tasbih, tahmid, tahlil, dan istighfar menjadi amalan yang dapat menenangkan hati. Zikir pada malam Nisfu Syaban diyakini membawa keberkahan dan kedekatan spiritual.
Doa Mustajab
Beberapa riwayat menjelaskan bahwa Nisfu Syaban merupakan malam mustajab doa. Allah menawarkan ampunan dan mengabulkan hajat hamba-hamba-Nya hingga fajar tiba. Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan mempersiapkan hati menyambut bulan suci Ramadan.
Untuk menyambut bulan yang penuh kemuliaan, Anda dapat lakukan beberapa amalan sunnah yang dianjurkan. Selain itu, Anda juga dapat menyalurkan infaq, sedekah melalui kantor digital Baznas Kota Semarang di bulan yang penuh keberkahan ini yakni bulan Syaban.
Pada dasarnya, para ulama bersepakat cara menghidupkan malam nishfu Syaban adalah dengan memperbanyak amal-amal yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, seperti melakukan salat sunnah hajat, salat sunnah tasbih, salat sunnah witir atau dengan bershalawat, berdzikir, beristighfar dan membaca AlQur’an atau membaca ilmu yang menjadikan kita semakin dekat kepada Allah SWT.
Wallahu a’lam bish-shawab.
*Ikuti media sosial kami.
