Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Pecah dalam Euforia Kemenangan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Nasional > Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Pecah dalam Euforia Kemenangan
Nasional

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ribuan Warga Pecah dalam Euforia Kemenangan

Reza Sanjaya
Last updated: 6 Oktober 2026 11:13
By Reza Sanjaya
7 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin bersama ribuan warga ikut merayakan kemenangan Timnas Indonesia setelah berhasil keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin bersama ribuan warga ikut merayakan kemenangan Timnas Indonesia setelah berhasil keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Pekikan “Indonesia!” menggema di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam. Ribuan warga langsung pecah dalam euforia setelah Timnas Indonesia memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 melalui drama adu penalti melawan Thailand.

Contents
  • Indonesia Bangkit Dua Kali Sebelum Juara
  • Emil Audero Jadi Pahlawan, Euforia Pecah
  • Taj Yasin: Sepak Bola Indonesia Bangkit
  • Ribuan Warga Tumpah Ruah Rayakan Garuda
  • Mahasiswa Ikut Larut dalam Perayaan Juara
  • Warga Berharap Garuda Terus Melangkah
  • Nobar Final Dimeriahkan Hadiah dan Kuliner Gratis

Bendera Merah Putih berkibar di tengah kerumunan. Flare menyala. Warga berpelukan dan saling memberi selamat setelah Indonesia menang 4-2 melalui adu penalti.

Puncak kegembiraan terjadi ketika kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menggagalkan tendangan penalti keempat Thailand yang dieksekusi Nattapong Sayriya.

Sesaat setelah bola berhasil ditepis, suasana halaman Kantor Gubernur Jateng berubah menjadi lautan kegembiraan.

Teriakan, nyanyian, dan dukungan untuk Garuda menggema hingga Jalan Pahlawan. Ribuan orang yang sejak awal pertandingan memenuhi lokasi nobar seolah meluapkan seluruh ketegangan yang mereka rasakan selama 120 menit pertandingan.

Indonesia Bangkit Dua Kali Sebelum Juara

Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand tidak diraih dengan mudah. Skuad Garuda harus melewati pertandingan penuh drama sebelum akhirnya mengangkat trofi juara.

Indonesia lebih dulu membuka keunggulan melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit. Thailand mampu menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Drama kembali terjadi ketika Thailand berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.

Dalam kondisi tertinggal dan waktu pertandingan yang semakin menipis, Indonesia kembali menunjukkan mental juara.

Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116. Skor 2-2 bertahan hingga babak tambahan selesai.

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Emil Audero Jadi Pahlawan, Euforia Pecah

Drama adu penalti menjadi penentu gelar juara. Para pemain Indonesia tampil tenang dalam tekanan.

Ketegangan warga yang menyaksikan pertandingan di halaman Kantor Gubernur Jateng akhirnya berubah menjadi kegembiraan ketika Emil Audero menggagalkan penalti keempat Thailand.

Indonesia pun memastikan kemenangan 4-2 dalam adu penalti.

Flare kembali menerangi halaman kantor gubernur. Warga mengibarkan bendera Merah Putih sambil menyanyikan lagu dan meneriakkan dukungan untuk Timnas Indonesia.

Momen tersebut menjadi puncak euforia warga Semarang yang menyaksikan perjuangan Garuda sejak awal pertandingan.

Taj Yasin: Sepak Bola Indonesia Bangkit

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut menyaksikan laga final bersama masyarakat. Ia menilai keberhasilan Indonesia meraih gelar juara menjadi bukti kebangkitan sepak bola nasional.

“Hari ini alhamdulillah kita menyaksikan nonton bareng di kantor gubernur. Dan alhamdulillah kita bisa membuktikan bahwa olahraga kita, sepak bola kita bangkit,” kata Taj Yasin.

Menurut Gus Yasin, ketenangan pemain menjadi salah satu kunci penting dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga adu penalti.

“Saya puas karena tim kita di akhir-akhir bisa menguasai, bisa tenang. Luar biasa, semoga ke depannya tambah juara lagi,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia sepanjang pertandingan.

“Eforianya luar biasa. Kawan-kawan semangatnya, nasionalismenya hebat, luar biasa dan kekompakan,” katanya.

Ribuan Warga Tumpah Ruah Rayakan Garuda

Euforia kemenangan tidak hanya terasa di dalam halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Kerumunan warga meluber hingga Jalan Pahlawan. Mereka tetap bertahan hingga pertandingan berakhir dan Indonesia memastikan gelar juara.

Anom Subawono, warga asal Surabaya yang sedang singgah di Semarang, ikut menikmati kemeriahan tersebut.

“Ya kebetulan lagi singgah di Semarang. Jadi kebetulan sekalian nobar,” ujarnya.

Menurut Anom, kegiatan nobar membuat masyarakat dapat merasakan kedekatan dengan pemerintah karena bisa menikmati pertandingan bersama dalam suasana yang terbuka.

“Saya kira positif sekali ya, kan biar dekat antara pemerintah dengan masyarakat. Biar terjalin hubungan yang baiklah. Biar enggak ada sekat antara pemerintahan, dalam hal ini Pak Gubernur, dengan masyarakatnya, warganya,” katanya.

Anom mengaku Jay Idzes merupakan pemain favoritnya. Namun, karena sang kapten mengalami cedera, ia menilai seluruh pemain Indonesia tampil bagus, termasuk Kevin Diks.

Mahasiswa Ikut Larut dalam Perayaan Juara

Kemeriahan juga dirasakan Sabilla Destriadi, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), yang datang bersama Aulia Randis dan Dina Oktafiana.

Bagi Sabilla, nobar final di halaman Kantor Gubernur Jateng menjadi pengalaman pertamanya.

“Seru, terus rame banget. Ya, semuanya kayak excited lah, kayak buat nonton,” katanya.

Ketiganya kompak menyebut Justin Hubner sebagai pemain Timnas Indonesia favorit.

Sabilla juga mengapresiasi Pemprov Jateng yang menyediakan ruang bagi masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada Timnas.

“Terima kasih buat Pak Gubernur, buat ini tempatnya, buat nonton masyarakat. Jadi, kayak kita tuh sama-sama buat ngeramein Timnas, mendukung Timnas,” ujarnya.

Warga Berharap Garuda Terus Melangkah

Arta Aji, warga Semarang, mengaku sudah empat kali mengikuti nobar Timnas Indonesia di lokasi tersebut.

Ia pertama kali mengikuti nobar ketika Indonesia menghadapi Singapura dan terus datang hingga laga final.

“Ya sangat membantu sih buat masyarakat buat nobar acara-acara kayak gini. Seharusnya sering dilakuin sih,” katanya.

Setelah Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026, Arta berharap keberhasilan tersebut menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar.

“Untuk ke depannya selalu menang terus ya buat ke jenjang Piala Dunia, masuk,” ujarnya.

Nobar Final Dimeriahkan Hadiah dan Kuliner Gratis

Perayaan kemenangan Timnas Indonesia di halaman Kantor Gubernur Jateng semakin meriah dengan berbagai kegiatan pendukung.

Warga mendapatkan kesempatan memperoleh hadiah melalui undian, termasuk sepatu dan jersey Timnas Indonesia.

Berbagai makanan dan minuman juga disediakan gratis bagi masyarakat. Mulai dari bakso, soto, nasi goreng hingga wedang ronde.

Nobar final tersebut menjadi gelaran keempat yang diselenggarakan Pemprov Jawa Tengah di halaman Kantor Gubernur.

Sebelumnya, nobar juga digelar ketika Timnas Indonesia menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.

Namun, malam final menjadi yang paling istimewa.

Bukan hanya karena ribuan warga berkumpul, tetapi karena malam itu mereka menyaksikan langsung perjuangan Garuda hingga akhirnya keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan tersebut pun ditutup dengan satu pemandangan yang sama: bendera Merah Putih berkibar, flare menyala, dan suara warga Semarang menggema merayakan Indonesia juara.

Prambanan hingga Borobudur Diperkuat sebagai Ruang Ibadah, Taj Yasin Soroti Potensi Wisata Religi
Reaktivasi PBI JK BPJS Kesehatan Kebumen, Ribuan Warga Kembali Berpeluang Aktifkan JKN
Kolaborasi Jateng–Jepang Tak Lagi Sekadar Kirim Tenaga Kerja
Hari Jadi ke 81, Produksi Padi Tembus 10,5 Juta Ton, Jawa Tengah Kokoh Jadi Lumbung Pangan Nasional
Jateng Masih Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026
TAGGED:Emil AuderoFIFA ASEAN Cup 2026Indonesia juaraIndonesia vs Thailandnobar Timnas IndonesiaSemarangtaj yasintimnas indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tim dari Puskesmas Banjarnegara 1 saat melakukan supervisi di linik Rutan Banjarnegara Puskesmas Banjarnegara 1 Supervisi Klinik Rutan, Layanan Kesehatan Warga Binaan Jadi Sorotan
Next Article Wakil Gubernur Jateng sip atasi kekeringan di Pati dan mengubah air payau menjadi siap minum Kekeringan Makin Parah, Air Sumur Warga Pati Asin hingga Tak Layak Minum

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.