PEMERINTAH Kabupaten Banyumas terus memperkuat infrastruktur penanganan bencana dan lingkungan. Melalui Program Pengembangan Operasional (PPO) Bank BTN, Pemkab Banyumas menerima bantuan alat berat senilai Rp1,1 miliar berupa satu unit excavator long arm dan satu unit wheel loader.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Kamis (22/1/2026) oleh Regional Digital Retail BTN Kanwil Jawa Tengah dan DIY, Diah Mariani, kepada Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menjelaskan, melalui efisiensi anggaran, Pemkab Banyumas berhasil mengoptimalkan dana PPO tersebut untuk pengadaan dua alat berat sekaligus.
“Awalnya kami perkirakan dana ini hanya cukup untuk satu unit excavator. Namun DPU Banyumas berhasil mendapatkan excavator berkualitas dengan harga sekitar Rp800 juta, sehingga sisa anggaran dapat digunakan untuk membeli satu unit wheel loader,” katanya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya maksimal pemerintah daerah dalam memanfaatkan dukungan perbankan secara efektif dan transparan.
Bantuan Alat Berat Berupa Excavator untuk Sungai, Wheel Loader Tangani Sampah
Menurut Sadewo, excavator long arm akan difokuskan untuk penanganan sedimentasi sungai sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Sumpiuh, Tambak, dan Kemranjen.
“Nantinya alat berat ini akan digunakan untuk pembersihan sedimentasi sungai. Sementara wheel loader akan kami serahkan kepada Banyumas Investama Jaya (BIJ) untuk mendukung penanganan sampah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa alat berat tersebut akan disiagakan di titik-titik strategis agar respons terhadap bencana bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
BTN Tegaskan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Dana PPO tersebut merupakan hasil dari beauty contest kerja sama perbankan untuk RSUD Banyumas. Menanggapi hal ini, Regional Digital Retail BTN Kanwil Jateng DIY, Diah Mariani, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin.
“Kami bangga bisa berkontribusi untuk pembangunan daerah Banyumas. Kami pastikan seluruh proses pelaksanaan telah sesuai prosedur dan telah diindahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK),” ujar Diah.
Ia menambahkan, BTN siap terus menjalin kerja sama dan kolaborasi berkelanjutan demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banyumas.
“Kita bangun kerja sama yang baik demi kepentingan masyarakat Banyumas,” ujarnya.
