KABARBANYUMASRAYA.COM – Kontingen Kabupaten Banjarnegara kembali menambah perolehan medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov Jateng) XVII tahun 2026. Kali ini, medali emas dipersembahkan Calista Felicia Azhari dari cabang olahraga (cabor) selam kolam nomor 50 meter apnea.
Tambahan tersebut membuat Banjarnegara kini mengoleksi 5 medali emas, 3 perak, dan 8 perunggu. Hasil ini menjadi modal penting bagi kontingen untuk mengejar target masuk tujuh besar Porprov Jateng 2026.
Sebelumnya, Banjarnegara telah memperoleh medali dari sejumlah cabang olahraga, di antaranya sepak takraw, hapkido, dan sambo. Sementara itu, cabor selam tampil menonjol dengan menyumbangkan total 5 medali emas untuk kontingen.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Banjarnegara di Porprov Jateng 2026, Muhammad Ali, mengatakan perolehan lima emas menjadi dorongan positif bagi perjuangan atlet. Terlebih, sejumlah cabang olahraga andalan Banjarnegara masih memiliki peluang menambah medali.
“Untuk perolehan sementara, kontingen Banjarnegara mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 8 perunggu,” katanya.
Lima Medali Emas Banjarnegara dari Cabor Selam
Lima medali emas Banjarnegara diraih melalui penampilan impresif para atlet selam di sejumlah nomor pertandingan.
Nanda Wahyu Jendro Buwono menyumbangkan emas dari nomor 100 meter bifin, sedangkan Teuku Hibrizi Fordinando Amrizal meraih emas pada nomor 100 meter surface.
Calista Felicia Azhari menambah emas melalui nomor 50 meter apnea. Sementara itu, Ashifa’ Helsa Ashuroh tampil gemilang dengan meraih dua emas sekaligus, masing-masing pada nomor 100 meter surface dan 50 meter surface.
Tak hanya emas, atlet selam Banjarnegara juga menyumbangkan medali perak dan perunggu.
Calista meraih perunggu pada nomor 200 meter surface. Dua perunggu lainnya diperoleh Azrina Raissa Putri pada nomor 200 meter bifin dan Nanda Wahyu Jendro Buwono pada nomor 400 meter bifin.
Adapun dua medali perak diraih Dainovien Mrachmaurrel Diranbga Sl Sherad dan Azrina Raissa Putri, masing-masing pada nomor 50 meter bifin.
Dengan hasil tersebut, cabor selam total menyumbangkan 5 emas, 2 perak, dan 3 perunggu bagi kontingen Banjarnegara.
Arung Jeram hingga Atletik Jadi Harapan Tambahan Medali Porprov Jateng
Sementara itu, Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, berharap keberhasilan atlet selam dapat memacu semangat atlet dari cabang olahraga lainnya. Menurut dia, peluang untuk meningkatkan perolehan medali masih terbuka seiring berlangsungnya pertandingan di sejumlah cabor.
Salah satu yang diandalkan adalah arung jeram, yang dijadwalkan mulai bertanding pada 24 Oktober 2026. Selain itu, peluang medali juga diharapkan datang dari pencak silat, atletik, renang, dan sepatu roda.
“Kami berharap semangat perolehan medali emas dari cabor selam ini terus menular ke cabor lain, sehingga target Banjarnegara meraih peringkat tujuh dapat tercapai,” ujarnya.
KONI Banjarnegara optimistis tambahan medali masih dapat diraih melalui penampilan maksimal para atlet di cabang olahraga unggulan. Konsistensi prestasi menjadi faktor penting untuk menjaga peluang bersaing dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah.
Kirim 327 Atlet dan Pelatih, Banjarnegara Bidik 30 Emas
Pada Porprov Jateng ke XVII tahun 2026, Banjarnegara mengirimkan 327 atlet dan pelatih untuk berlaga di 35 cabang olahraga yang digelar di wilayah Semarang Raya.
Kontingen mematok target minimal 30 medali emas dan finis di posisi tujuh besar. Untuk mencapai sasaran tersebut, Banjarnegara masih mengandalkan kontribusi atlet dari sejumlah cabang olahraga yang belum memulai atau masih menjalani pertandingan.
Dukungan masyarakat juga dinilai penting untuk menjaga motivasi para atlet selama berkompetisi.
“Kami mohon doanya dari seluruh masyarakat Banjarnegara. Semoga para atlet Banjarnegara bisa memberikan yang terbaik dan meraih medali untuk Banjarnegara,” kata Nurohman.
Tambahan emas dari cabor selam menjadi awal positif bagi perjuangan Banjarnegara di Porprov Jateng 2026. Perolehan medali dari cabor unggulan berikutnya akan menjadi penentu langkah kontingen dalam mengejar target 30 emas dan posisi tujuh besar.
