Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pemkab Banjarnegara Minta KDMP Berani Berinovasi, Potensi Desa Jadi Kunci Penggerak Ekonomi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Pemkab Banjarnegara Minta KDMP Berani Berinovasi, Potensi Desa Jadi Kunci Penggerak Ekonomi
Banjarnegara

Pemkab Banjarnegara Minta KDMP Berani Berinovasi, Potensi Desa Jadi Kunci Penggerak Ekonomi

Afifah Anis CH
Last updated: 7 Oktober 2026 17:51
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Pemkab Banjarnegara mendorong KDMP berani berinovasi dengan mengembangkan potensi desa, menggandeng UMKM dan BUMDes, serta memanfaatkan digitalisasi.
Pemkab Banjarnegara mendorong KDMP berani berinovasi dengan mengembangkan potensi desa, menggandeng UMKM dan BUMDes, serta memanfaatkan digitalisasi. (KBR)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mendorong pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berani berinovasi dan tidak hanya menjalankan usaha koperasi secara konvensional.

Contents
  • KDMP Diminta Sesuaikan Usaha dengan Potensi Desa
  • Digitalisasi Jadi Kunci Pengembangan Usaha KDMP
  • 184 Desa Sudah Memiliki Bangunan KDMP
  • KDMP Purwareja Siapkan Operasional Perdana
  • Usaha KDMP Akan Dikembangkan Sesuai Kebutuhan Warga

Setiap KDMP diminta mampu membaca potensi ekonomi di wilayahnya masing-masing. Potensi desa dinilai dapat menjadi kekuatan utama untuk mengembangkan usaha koperasi sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan silaturahmi bersama para manager KDMP di Aula Makhlani Kodim 0704/Banjarnegara, Rabu (7/10/2026).

KDMP Diminta Sesuaikan Usaha dengan Potensi Desa

Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara Hendro Cahyono mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi para manager KDMP sebelum menjalankan tugas di koperasi masing-masing.

Pembekalan diberikan setelah surat keputusan (SK) pengelola koperasi diterbitkan.

Menurut Hendro, setiap desa memiliki karakter dan potensi ekonomi yang berbeda. Karena itu, model usaha KDMP tidak seharusnya dibuat seragam.

Pengelola koperasi harus mampu melihat peluang yang sudah tumbuh di desa dan membangun kolaborasi dengan berbagai pelaku ekonomi.

“Setiap desa dan koperasi memiliki potensi masing-masing. Potensi itu harus dikembangkan dengan berkolaborasi dengan BUMDes, UMKM maupun pelaku usaha lainnya,” kata Hendro.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuat KDMP tidak berjalan sendiri. Koperasi bisa menjadi bagian dari ekosistem ekonomi desa yang sudah terbentuk.

Digitalisasi Jadi Kunci Pengembangan Usaha KDMP

Selain menggali potensi lokal, Pemkab Banjarnegara juga meminta pengelola KDMP memanfaatkan perkembangan teknologi.

Digitalisasi dinilai dapat membantu koperasi memperluas jangkauan transaksi sekaligus membuka pasar baru bagi berbagai produk yang dihasilkan masyarakat desa.

“Mereka juga harus terus berinovasi, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk transaksi maupun pemasaran secara online,” ujar Hendro.

Menurut dia, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha koperasi.

Pemkab Banjarnegara, lanjut Hendro, juga akan terus memberikan pendampingan kepada KDMP agar koperasi dapat segera menjalankan kegiatan usaha.

Dengan begitu, pembangunan KDMP tidak berhenti pada penyediaan bangunan dan pembentukan kelembagaan. Keberadaannya harus benar-benar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

184 Desa Sudah Memiliki Bangunan KDMP

Sementara itu, Komandan Kodim 0704/Banjarnegara Letkol Inf. Nodelisman Hulu menyampaikan perkembangan pembangunan KDMP di wilayah Banjarnegara.

Dari desa dan kelurahan yang menjadi sasaran pembangunan, sebanyak 184 desa telah memiliki bangunan KDMP.

Sementara itu, 94 desa lainnya masih dalam proses, terutama karena masih menghadapi persoalan kesiapan dan pencarian lahan.

“Yang saat ini sudah terbangun 184 desa, kemudian yang masih dalam proses pencarian lahan ada 94 desa,” jelas Nodelisman.

Data tersebut menunjukkan pembangunan sarana KDMP terus berjalan. Namun, keberadaan bangunan perlu segera diikuti dengan kesiapan pengelola dan model bisnis yang tepat.

Koperasi diharapkan tidak hanya memiliki fasilitas, tetapi juga mampu menjalankan usaha secara produktif dan berkelanjutan.

KDMP Purwareja Siapkan Operasional Perdana

Salah satu manager KDMP Desa Purwareja, Bagus, mengatakan pihaknya kini tengah mempersiapkan koperasi agar segera dapat melayani masyarakat.

Sejumlah perangkat pendukung koperasi telah tersedia. Namun, masih ada beberapa kebutuhan yang harus diselesaikan, terutama stok barang dan tenaga kerja.

“Untuk persiapan, perangkat sudah ada. Tinggal kami mencukupi barang dan pegawai untuk bisa melanjutkan ke tahap pembukaan,” kata Bagus.

Selain kebutuhan operasional, pengelola KDMP Purwareja juga masih melakukan koordinasi mengenai keanggotaan koperasi bersama pengurus.

Untuk tahap awal, KDMP Desa Purwareja akan fokus menyediakan kebutuhan pokok masyarakat atau sembako.

Usaha KDMP Akan Dikembangkan Sesuai Kebutuhan Warga

Bagus mengatakan pengembangan usaha KDMP ke depan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Purwareja.

Artinya, usaha koperasi tidak berhenti pada penjualan sembako. Peluang usaha lain akan dikembangkan dengan melihat kebutuhan warga sekaligus potensi ekonomi yang tersedia di desa.

“Yang sudah pasti untuk awal ini sembako. Untuk inovasinya, kami akan melihat kondisi dan kebutuhan warga, termasuk mengembangkan usaha yang nantinya bisa membantu masyarakat,” ujarnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan dorongan Pemkab Banjarnegara agar setiap KDMP mampu mengembangkan model usaha sesuai karakter wilayah.

Jika dikelola secara inovatif dan didukung kolaborasi dengan BUMDes, UMKM serta pelaku usaha lokal, KDMP berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi baru di tingkat desa.

Bukan hanya menyediakan kebutuhan masyarakat, koperasi juga diharapkan mampu membuka peluang usaha, memperluas pemasaran produk lokal, dan menciptakan aktivitas ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi warga.

BPBD Banjarnegara Latih Warga Evakuasi Mandiri dan Pasang EWS
Temukan Lalat hingga Buah Busuk, Puluhan Wali Murid SDN 4 Krandengan Protes Program MBG
Percasi Bidik Pecatur Muda dari Kejurkab, Disiapkan untuk Kejurprov Catur 2027
Gebyar Undian BKK Jateng 2026: Namiati Menang Mobil, Nurcholis Dapat Umrah
GP Ansor Banjarnegara Lantik 55 Pengurus, Galang 1.056 Bibit Pohon untuk Mitigasi Longsor
TAGGED:ekonomi desa Banjarnegarainovasi KDMPKDMP BanjarnegaraKDMP Purwareja.Koperasi Desa Merah PutihKoperasi Desa Merah Putih BanjarnegaraPemkab Banjarnegara
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gentasari Maju Calon Kades Gentasari, Eko Priyono Siapkan Program Infrastruktur
Next Article Telaga Merdada menyusut akibat kemarau. Petani kentang Dieng harus membeli solar hingga 15 liter per hari demi menyelamatkan tanaman menjelang panen Air Telaga Merdada Kian Menyusut, Begini Perjuangan Petani Kentang Dieng Bertahan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.