Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Misteri Yakjuj dan Makjuj: Tanda Besar Kiamat dan Ujian Keimanan Akhir Zaman
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Oase > Misteri Yakjuj dan Makjuj: Tanda Besar Kiamat dan Ujian Keimanan Akhir Zaman
Oase

Misteri Yakjuj dan Makjuj: Tanda Besar Kiamat dan Ujian Keimanan Akhir Zaman

B Ansori
Last updated: 20 Agustus 2026 12:42
By B Ansori
2 Min Read
Share
tanda akhir zaman
Ilustrasi akhir zaman.(dok Freepik)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Keberadaan Yakjuj dan Makjuj sebagai tanda besar kiamat dan ujian akhir zaman terus menjadi topik kajian penting dalam eskatologi Islam. Sebagai salah satu tanda besar datangnya hari kiamat, kemunculan kelompok ini diproyeksikan membawa gelombang kerusakan masif yang menjadi ujian terberat bagi umat manusia di akhir zaman.

​Al-Qur’an mengabadikan kisah mereka dalam Surah Al-Kahfi ayat 94–98 dan Surah Al-Anbiya ayat 96–97. Rujukan tersebut menjelaskan bahwa Yakjuj dan Makjuj saat ini masih terisolasi di balik tembok kokoh berbahan besi dan tembaga yang dibangun oleh Raja Dzulqarnain. Dinding tersebut membendung aksi destruktif mereka hingga batas waktu yang telah ditentukan Allah SWT.

​Dalam riwayat hadis shahih, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa Yakjuj dan Makjuj adalah keturunan Nabi Adam AS dengan jumlah populasi yang sangat mendominasi. Mereka akan keluar setelah Nabi Isa AS berhasil membinasakan Dajjal. Daya rusak kaum ini digambarkan sangat ekstrem, salah satunya ditandai dengan mengeringnya air di Danau Thabariyyah (Laut Galilea) karena diminum oleh rombongan awal mereka.

​Secara akademis, muncul berbagai spekulasi yang mengaitkan Yakjuj dan Makjuj dengan peradaban nomaden kuno seperti bangsa Mongol atau suku terisolasi di wilayah pegunungan. Namun secara syar’i, mayoritas ulama menegaskan bahwa mereka adalah kelompok nyata yang hingga kini masih berusaha menembus dinding penghalang setiap hari.

​Menghadapi invasi tersebut, manusia maupun Nabi Isa AS tidak mampu melawan secara fisik. Keselamatan orang-orang beriman kelak murni bergantung pada pertolongan Ilahi melalui doa Nabi Isa AS. Allah SWT kemudian membinasakan Yakjuj dan Makjuj secara serentak dengan mengirimkan wabah sejenis ulat yang menyerang leher mereka.

​Pesan Penting Akhir Zaman:

​– Keterbatasan Fisik Manusia: Menegaskan bahwa kecanggihan teknologi dan kekuatan militer tidak mampu menahan ketetapan Allah.

​– Kepastian Kepunahan Kejahatan: Menunjukkan bahwa kekuasaan destruktif terkuat sekalipun akan runtuh dalam sekejap atas izin-Nya.

​– Keimanan Sebagai Benteng: Kunci penyelematan utama di akhir zaman bertumpu pada ketakwaan, kesabaran, dan kepasrahan diri kepada Tuhan.

​Kisah Yakjuj dan Makjuj menjadi pengingat konkret akan kepastian hari akhir sekaligus dorongan bagi umat manusia untuk terus memperkuat keimanan.

*Ikuti media sosial kami.

Apa Itu Malam Nisfu Syaban dan Amalan Apa Saja yang Dianjurkan
Ahlul Qur’an, Benteng Moral dan Penuntun Umat di Tengah Tantangan Zaman
Mengapa Al-Qur’an Penting dalam Kehidupan? Ini Fungsi dan Maknanya bagi Umat Islam
6 Juta Wisatawan Diprediksi Padati Destinasi Wisata Jawa Tengah Saat Lebaran 2026
Mengurus Jenazah Sesuai Sunnah, Ini Panduan dan Adab yang Perlu Dipahami Umat Islam
TAGGED:akhir zamaneskatologi islamkajian islamyakjuj makjuj
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Rapat koordinasi terkait pembangunan embung di Cilacap Proyek Embung Tak Boleh Ganggu Sawah yang Dilindungi
Next Article Job Fair Jateng hadirkan ribuan lowongan kerja 4.817 Lowongan Kerja Dibuka di Job Fair Jateng, Penyandang Disabilitas Dapat Kesempatan

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.