KIRAB Budaya dan 5 gunungan menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Banjarnegara berlangsung pada Kamis (2/4/2026). Ribuan warga memadati ruas jalan untuk menyaksikan kirab budaya yang menjadi agenda utama, meski pelaksanaannya sempat tertunda dari tanggal asli 26 Februari.
- Penyesuaian Jadwal Kirab Budaya dan Gunungan karena Ramadan, Antusiasme Tetap Tinggi
- Kirab 5 Gunungan, Simbol Syukur dan Potensi Daerah
- Rute Kirab Dimodifikasi untuk Perluas Jangkauan
- Rangkaian Acara Dorong Ekonomi dan Pariwisata
- Parade Budaya, Festival Ebeg, hingga Layanan Sosial
- Carnival dan Parade Budaya (2 April 2026)
- Festival Ebeg/Kuda Lumping (5 April 2026)
- Penutupan dan Aksi Sosial (6 April 2026)
- OPD Ditantang Tampil Maksimal
- Momentum Perkuat Identitas dan Kebersamaan
Antusiasme masyarakat tetap tinggi, menandakan kuatnya keterikatan warga terhadap sejarah dan identitas daerah. Meski kirab budaya ini tidak dilaksanakan pada hari lahir Kabupaten Banjarnegara yang diperingati setiap 26 Februari.
Penyesuaian Jadwal Kirab Budaya dan Gunungan karena Ramadan, Antusiasme Tetap Tinggi
Bupati Banjarnegara, Amelia Desiana, menjelaskan bahwa pergeseran jadwal kirab budaya dan gunungan hasil bumi ini dilakukan karena tanggal hari jadi Banjarnegara tahun 2026 bertepatan dengan bulan Ramadan serta persiapan Idulfitri.
Menurutnya, penyesuaian pelaksanaan kirab budaya dan gunungan hasil bumi tersebut tidak mengurangi semarak perayaan. Justru, partisipasi masyarakat menunjukkan semangat kolektif yang kuat dalam memperingati hari jadi daerah.
“Seluruh rangkaian berjalan lancar, dan antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat rasa memiliki terhadap Banjarnegara,” ujarnya.
Kirab 5 Gunungan, Simbol Syukur dan Potensi Daerah
Salah satu daya tarik utama adalah kirab budaya dengan lima gunungan hasil bumi yang diarak dalam prosesi.
Bupati Amelia menjelaskan, angka lima memiliki makna filosofis sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan sumber daya alam. Selain itu, lima gunungan juga merepresentasikan potensi unggulan dari lima eks-kawedanan di Banjarnegara.
Kirab ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Rute Kirab Dimodifikasi untuk Perluas Jangkauan
Pada perayaan tahun ini, rute kirab mengalami penyesuaian. Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi masukan masyarakat, sekaligus memastikan lebih banyak warga dapat menikmati rangkaian acara secara langsung.
Perubahan rute dinilai efektif dalam memperluas jangkauan hiburan dan meningkatkan partisipasi publik di berbagai titik.
Rangkaian Acara Dorong Ekonomi dan Pariwisata
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak sekadar seremoni, tetapi juga dirancang sebagai stimulus ekonomi lokal.
Momentum ini diharapkan mampu menggerakkan sektor usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Tursiman, menyebutkan bahwa rangkaian acara akan berlangsung hingga awal pekan depan.
Parade Budaya, Festival Ebeg, hingga Layanan Sosial
Sejumlah agenda lanjutan telah disiapkan untuk menjaga kemeriahan:
Carnival dan Parade Budaya (2 April 2026)
Diikuti perwakilan dari 20 kecamatan, parade ini berlangsung dari siang hingga malam hari dan dilombakan untuk menentukan penampilan terbaik. Kegiatan dilanjutkan hiburan musik dangdut dan campursari.
Festival Ebeg/Kuda Lumping (5 April 2026)
Festival ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kesenian tradisional yang masih berkembang di berbagai desa di Banjarnegara.
Penutupan dan Aksi Sosial (6 April 2026)
Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan sosial berupa sunatan massal serta layanan publik gratis bagi masyarakat.
OPD Ditantang Tampil Maksimal
Selain melibatkan masyarakat umum, Pemkab juga memberikan tantangan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berpartisipasi aktif.
Penampilan OPD akan dinilai, dengan pengumuman pemenang atau apresiasi khusus pada akhir rangkaian acara.
Momentum Perkuat Identitas dan Kebersamaan
Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan hari jadi dengan tertib sekaligus menjadikannya momentum memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.
Peringatan Hari Jadi ke-455 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan serta mendorong Banjarnegara menuju daerah yang lebih maju dan sejahtera.
*Ikuti media sosial kami.
