BANJARNEGARA, KABARBANYUMASRAYA – Persaingan menuju Porprov XVII Jawa Tengah 2026 semakin dekat. KONI Banjarnegara terus mematangkan persiapan kontingen dengan memantau langsung latihan atlet di sejumlah cabang olahraga.
Monitoring atlet dayung di Bendungan Panglima Besar Soedirman menjadi bagian dari evaluasi KONI Banjarnegara sebelum bertanding di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Pantauan langsung juga dilakukan terhadap atlet dayung yang menjalani latihan di kawasan Bendungan Panglima Besar Soedirman, Banjarnegara, Minggu (30/8/2026). Monitoring ini dilakukan untuk memastikan progres latihan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan atlet sebelum memasuki arena pertandingan.
Porprov XVII Jateng 2026 dijadwalkan berlangsung di wilayah Semarang Raya pada 25–31 Oktober 2026.
Porprov XVII Makin Dekat, KONI Banjarnegara Pantau Progres Atlet
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, mengatakan monitoring menjadi bagian penting dalam persiapan kontingen menghadapi Porprov XVII. Untuk itu, seluruh pengurus KONI bersama cabang olahraga yang telah lolos Porprov terus melakukan pemantauan untuk mengetahui perkembangan latihan dan kesiapan masing-masing atlet.
“Monitoring ini penting untuk melihat progres dan perkembangan atlet. Kami ingin memastikan persiapan mereka berjalan maksimal menjelang Porprov,” ujarnya.
Evaluasi dilakukan secara berkala agar kendala maupun kebutuhan atlet dapat diketahui lebih awal. Dengan demikian, persiapan masih memiliki waktu untuk diperbaiki sebelum pertandingan dimulai.
Dayung hingga Sepatu Roda Jadi Andalan Banjarnegara
KONI Banjarnegara menargetkan kontingennya mampu menembus peringkat tujuh besar pada Porprov XVII Jateng 2026.
Sejumlah cabang olahraga yang dinilai berpotensi menyumbang medali mendapat perhatian khusus. Selain dayung, beberapa di antaranya yakni arung jeram, pencak silat, renang, selam, atletik, dan sepatu roda.
Atlet dari cabang-cabang tersebut terus didorong untuk menjaga konsistensi latihan dan meningkatkan performa hingga hari pertandingan.
Evaluasi Jadi Kunci Kejar Target 7 Besar
Dengan waktu menuju Porprov yang semakin singkat, KONI Banjarnegara menilai monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting untuk menjaga kesiapan kontingen.
Tidak hanya melihat perkembangan fisik dan performa atlet, pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui kebutuhan yang masih harus dipenuhi oleh masing-masing cabang olahraga.
KONI berharap seluruh atlet dan pelatih dapat mempertahankan fokus hingga pertandingan berlangsung.
Porprov XVII Jateng 2026 menjadi kesempatan bagi Banjarnegara untuk mengukur hasil pembinaan olahraga sekaligus meningkatkan posisi daerah dalam persaingan olahraga tingkat Jawa Tengah.
Target 7 besar pun menjadi tantangan bagi kontingen Banjarnegara untuk membuktikan kemampuan atlet-atlet terbaiknya di ajang olahraga provinsi tersebut.
*Ikuti media sosial kami.
